Teknologi nano merupakan perkembangan dari nanosains yakni ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena atau sifat-sifat suatu objek atau material dalam skala nanometer.
Sobat Medcom yang tertarik mempelajari teknologi nano bisa mempelajarinya di perguruan tinggi, khususnya di jurusan Rekayasa Nanoteknologi di Universitas Airlangga (Unair).
Jurusan S1 Rekayasa Nanoteknologi di Unair fokus pada pengembangan nanoteknologi dalam bidang medis, energi dan lingkungan, industri, dan komputasi. Jurusan ini ada pada Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin.
Banyak hal bakal dipelajari di jurusan ini, seperti Fisika Nanoteknologi, Nanobioteknologi Mikroba, Nanobiomedis, Nano dan Mikro Emulsi, dan masih banyak lagi.
Sobat Medcom juga mungkin masih bertanya-tanya prospek karier lulusan Rekayasa Nanoteknologi. Berikut karier yang bisa kalian jalani sebagai lulusan Rekayasa Nanoteknologi dikutip dari laman Instagram @ftmmunair:
1. Peneliti
Lulusan bidang nano bisa menjadi peneliti di perusaan sebagai staf R&D atau di lembaga penelitian.2. Akademisi
Jenjang karier sebagai akademisi bisa diwujudkan sesudah melanjutkan pendidikan master atau doktoral di bidang nanoteknologi. Kalian bisa memilih kampus dengan reputasi baik dalam dan luar negeri untuk mendapatkan ilmu nanoteknologi yang lebih kompeten.3. Pengusaha atau Entrepreneur
Lulusan nano bisa juga menjadi pengusaha lho. Kalian bisa menjadi pengusaha untuk menghasilkan produk komestik, tekstil, sampai lapisan coating.4. Manajer Perusahaan
Dalam jenjang karier perusahaan, lulusan nano punya kesempatan menjadi supervisor atau manajer.5. Konsultan
Selain itu, lulusan bidang nanoteknologi juga melahirkan jenjang karier sebagai konsultan dalam bidang lingkungan dan energi atau regulasi dalam bidang kesehatan.Itulah penjelasan soal jurusan Rekayasa Nanoteknologi dan prospek kariernya setelah lulus. Apakah Sobat Medcom tertarik?
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News