Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PPM,  Edy Suandi Hamid, menyerahkan cinderamata kepada Ketua Aptikom Prof Zainal Hasibuan MSc. (Foto: Istimewa).
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PPM,  Edy Suandi Hamid, menyerahkan cinderamata kepada Ketua Aptikom Prof Zainal Hasibuan MSc. (Foto: Istimewa).

Deklarasi Samarinda

Seluruh Kampus Muhammadiyah Diminta Terapkan e-Learning

Pendidikan Pendidikan Tinggi Revolusi Industri 4.0 Metode Pembelajaran
Intan Yunelia • 26 April 2019 17:33
Jakarta:Seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia diwajibkan mulai menerapkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ataue-learningbaik di level mata kuliah, program studi (prodi), hingga perguruan tinggi.
 
Keputusan itu tertuang dalam salah satu butir Deklarasi Samarinda yang dibacakanRektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Masyrukhi pada PenutupanPelatihan dan Implementasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis "e-Learning" di Samarinda, Jumat, 26 April 2019. "Untuk itu, diharapkan Majelis Pendidikan Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah memfasilitasi terbentuknya konsorsiume-learningPTM dalam suatu platform bersama," kataMasyrukhi.
 
Dalam pertemuan tersebut jugamenetapkan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sebagai Center of E-learning Development. MenurutMasyrukhidi era Revolusi Industri 4.0 perlu adanya upaya yang sungguh-sungguh dan mendasar untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan, serta meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk merealisasi keinginan bersama tersebut,Majelis Diktilitbang PPM perlu membuat kebijakan untuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis "e-Learning" di seluruh PTM se-Indonesia. Lebih lanjut dikemukakan, setiap PTM perlu memiliki "supporting team" (unit pendukung, pengelola, pelayanan) untuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh berbasis e-Learning di institusi masing-masing.
 
Pimpinan PTM juga perlu memilki kebijakan untuk membangun infrastruktur Pembelajaran Jarak Jauh berbasise-Learning(softwaremaupunhardware) yang memadai. "Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah perlu memfasilitasi PTM untuk menyelenggarakan pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh berbasise-Learning, khususnya tentang pedagogi teknologi informasi dalam pembelajaran secara intensif dan masif," ujar Masyrukhi.
 
Merespons Deklarasi tersebut, Wakil Ketua Majelis Diktikitbang PPM, Edy Suandi Hamid, yang juga menjadi pembicara dalam acara tersebut mengemukakan, deklarasi yang diikrarkan akan menjadi landasan dan spirit bagi setiap pimpinan PTM untuk mengembangkan dan mengimplementasikan PJJ berbasis TIK. Dengan 175 PTM, sangat potensial bagi PTM untuk membuat konsorsium untuk PJJ ini.
 
"Insya AllahPTM akan bergerak cepat mengembangkan PJJ di semua PTM," tegasnya
 
Saat ini, kata Edy, sudah cukup banyak PTM yang melaksanakan PJJ dalam bentuk mata kuliah, yang sifatnyablended learning. "Artinya, sebagian tatap muka dan sebagianfullPJJ," tutup Edy usai menerima deklarasi tersebut.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif