Paduan Suara Mahasiswa Swara Wadhana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyabet gelar Grand Prix Winner pada kompetisi Bandung Choral Festival 2022. DOK UNY
Paduan Suara Mahasiswa Swara Wadhana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyabet gelar Grand Prix Winner pada kompetisi Bandung Choral Festival 2022. DOK UNY

Paduan Suara UNY, Swara Wadhana Sabet Gelar Grand Prix Winner di Bandung Choral Festival 2022

Renatha Swasty • 04 April 2022 09:49
Jakarta: Paduan suara mahasiswa Swara Wadhana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyabet gelar Grand Prix Winner pada kompetisi Bandung Choral Festival 2022. Kompetisi ini diselenggarakan Bandung Choral Society dengan dukungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka HUT ke-20 BNN.
 
“Sangat bersyukur dan senang dengan hasil yang didapat karena bisa membanggakan UNY dan BNNP DIY di tingkat nasional. Target kami yaitu mendapatkan gold, tetapi kami juga berusaha dengan maksimal melalui pemilihan lagu dan penampilan di panggung," kata pembina PSM Swara Wadhana UNY Driyastuti Yogyaningrum dikutip dari laman uny.ac.id, Senin, 4 April 2022.
 
Driyastuti menyebut hasil ini melebihi target. Sebab, Swara Wadhana mendapatkan special awards.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semoga dengan hasil ini bisa menambah semangat dari teman-teman PSM di kegiatan dan kompetisi berikutnya,” ucap Driyastuti.
 
Swara Wadhana beranggotakan 39 mahasiswa aktif UNY. Mereka ditunjuk BNNP DIY untuk mewakili Yogyakarta di ajang Bandung Choral Festival 2022.
 
PSM Swara Wadhana mulai berlatih pada awal Maret setiap minggu. PSM Swara Wadhana dalam kompetisi ini mengikuti kategori mixed choir dengan 17 tim lainnya.
 
Pada tahap kompetisi kategori, tim paduan suara dengan konduktor Lukas Gunawan Arga Rakasiwi tampil menyanyikan lagu Mars BNN sebagai lagu wajib dan Atsalums sebagai lagu bebas. Arga mengungkapkan pemilihan lagu Atsalum karena memiliki tingkat musikalitas tinggi, sehingga mendapatkan nilai tinggi dari juri.
 
Atsalums aransemen dari Jékabs Jan?evskis berlatar belakang musik rakyat Latvia yang menceritakan tentang seorang gadis yang tertarik dengan pria asing yang memiliki kekayaan dan kekuasaan, sehingga pria tersebut dapat memanfaatkan gadis tersebut. Pada akhirnya gadis tersebut menyadari betapa bodohnya Ia karena terbutakan oleh hal-hal duniawi.
 
Dengan penampilan maksimal, PSM Swara Wadhana megukuhkan diri sabagai Winner of Category dengan final skor 88,33 dan berhak menuju kompetisi Grand Prix.
 
“Tantangannya ada pada waktu latihan yang terbatas jadi harus bekerja keras. Apalagi kami juga sedang mempersiapkan tim di kompetisi yang lain sehingga harus benar-benar membagi waktu dengan baik. Tantangan lain adalah untuk memberikan gambaran penyanyi saat di panggung dan selalu menjaga kesehatan penyanyi di masa pandemi saat ini,” ungkap Arga.
 
Babak Grand Prix adalah kompetisi antar peserta “Winner of Category” atau paduan suara yang direkomendasikan juri. Peserta akan berkompetisi kembali untuk mendapatkan gelar “Grand Prix Winner of BCF 2022”.
 
Dalam babak ini PSM Swara Wadhana berkompetisi dengan 4 tim lainnya, yaitu BNN Kota Jakarta Utara (Jiep Simfoni), Sam Ratulangi Universiy Choir, Flobamora BNN NTT, dan Medan Community Mixed Choir BNNP Sumut. Pada babak Grand Prix PSM Swar Wadhana menyanyikan lagu Mate Saule komposer P?teris Vasks dan Atsalums komposer Jékabs Jan?evskis.
 
Kedua lagu ini mengantarkan PSM Swara Wadhana sebagai pemenang Grand Prix Bandung Choral Festival 2022.  Selain itu, PSM Swara Wadhana juga mendapatkan special jury award, yaitu Conductor Award dan Excellent Interpretation for Contemporary Piece.
 
Arga mengatakan bisa masuk grand prix adalah bonus atas usaha dan kerja keras tim. Arga berharap nantinya paduan suara tetap eksis dan berkarya di masa pandemi
 
"Dan teman-teman PSM Swara Wadhana dapat menjadi salah satu tangan kanan bagi BNN untuk kampanye pencegahan narkoba," kata Arga.
 
Kompetisi ini memperebutkan Piala Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose. Dewan juri pada Bandung Choral Festival 2022 merupakan tokoh yang ahli dan berpengalaman dalam dunia paduan suara, yakni Catharina Leimena, Avip Priatna, Arvin Zeinullah, Hwang Hwa Sook, dan Daud Kosasih.
 
Baca: Sabet Medali Emas Inovasi Digital, Mahasiswa UNY Wisuda Bebas Skripsi
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif