Ilustrasi menulis. Pexel
Ilustrasi menulis. Pexel

Mengenal Teks Narasi: Struktur, Unsur, dan Jenis

Pendidikan pendidikan Mata pelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Medcom • 27 April 2022 21:14
Jakarta: Pernahkah Sobat Medcom membaca kisah pertarungan hiu dengan buaya yang disebut-sebut sebagai asal muasal nama Surabaya? Itu merupakan salah satu contoh teks naratif.
 
Teks naratif adalah jenis teks yang mengisahkan suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu (kronologis), baik bersifat fiksi maupun nonfiksi. Teks ini bertujuan memberikan informasi, menambah pengetahuan, serta menghibur pembaca.
 
Sesuai definisinya, teks narasi memiliki ciri khas berupa menuturukan suatu kejadian dengan beberapa peristiwa kronologis. Penuturan tersebut harus dibumbui masalah atau konflik yang menjadi puncak narasi, serta memiliki tokoh, latar, alur, dan tema.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk mengenal jenis teks ini lebih lanjut, simak pembahasan mengenai struktur, unsur, dan jenis teks narasi berikut yang dikutip dari Zenius:

Struktur teks narasi

Teks narasi terdiri dari empat bagian, yakni orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Orientasi merupakan bagian pengenalan cerita, di mana menginformasikan soal latar belakang tempat, waktu, dan mengenalkan tokoh.
 
Komplikasi berisikan masalah atau konflik yang mulai terjadi hingga mencapai puncak konflik. Adapun resolusi menunjukkan adanya penurunan konflik, di mana solusi atau penyelesaian masalah mulai terlihat hingga menemukan titik akhir.
 
Sedangkan, koda adalah bagian berisi pesan moral atau amanat dari kisah yang disampaikan. Bagian yang bersifat opsional ini biasanya dituliskan sebagai penutup cerita.

Unsur-unsur teks narasi

Terdapat lima unsur penting yang harus ada dalam teks narasi. Kelimanya ialah tema, latar, alur, tokoh, dan sudut pandang.
 
Tema merupakan gagasan pokok pikiran sebuah cerita. Latar atau informasi tempat dan waktu kejadian menjelaskan di mana dan kapan peristiwa dalam cerita terjadi.
 
Alur merupakan pola penyampaian rangkaian peristiwa. Biasanya, alur sebuah cerita bisa maju, mundur (cerita dimulai dari akhir ke awal alias regresif), dan gabungan (maju mundur).
 
Tokoh adalah karakter-karakter dalam suatu cerita umunnya. Berdasarkan watak, biasanya terdapat tokoh protagonis (utama), antagonis (lawan tokoh utama), dan tritagonis (penengah/netral).
 
Sudut pandang merupakan arah pandangan dan penyampaian penulis ketika menyampaikan sebuah cerita. Bisa dengan sudut pandang orang pertama, orang kedua, dan ketiga.
 
Selain kelima unsur tersebut, terdapat pula unsur dalam kaidah kebahasaan yang mesti diperhatikan. Ini meliputi kata kerja, percakapan langsung, serta penanda dan konjungsi waktu.
 
Kata kerja yang digunakan dalam teks narasi tentu beragam. Penggunaannya disesuaikan dengan deskripisi yang dilakukan tokoh dalam cerita.
 
Sementara itu, percakapan langsung digunakan untuk menjelaskan dialog antartokoh atau karakter dalam cerita. Adapun penanda dan konjungsi berfungsi sebagai penghubung informasi urutan waktu, mengingat teks narasi bersifat kronologis.

Jenis-jenis teks narasi

Teks narasi terbagi menjadi tiga maca, yaitu:

1. Narasi ekspositoris (informatif)

Narasi ekspositoris dianggap sama dengan narasi informatif. Sebab, keduanya sama-sama bertujuan menyampaikan informasi dengan mengelaborasi sebuah peristiwa dengan jelas.
 
Namun, narasi ekspositoris terkadang juga dibedakan dengan narasi informatif, di mana teks narasi ekspositoris memberikan informasi yang benar-benar terperinci dengan data akurat.

2. Narasi artistik

Narasi ini mengisahkan cerita untuk menghibur serta memberikan pengalaman keindahan (estetik) kepada pembaca. Narasi artistik dapat bersifat fiksi maupun nonfiksi.

3. Narasi sugestif

Sesuai namanya, narasi ini menceritakan sesuatu dengan memberi sugesti (pengaruh/pandangan) guna memengaruhi pembaca.
 
Itulah pembahasan mengenai teks narasi, mulai dari pengertian, ciri khas, struktur, unsur, hingga jenis-jenisnya. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: Frasa dan Klausa: Pengertian, Perbedaan, Contoh dalam Kalimat
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif