Salat Idulfitri bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ungkapan rasa syukur yang mendalam setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa Ramadan. Ibadah yang hukumnya sunnah muakkad ini memiliki kekhasan tersendiri, terutama pada jumlah takbir tambahan yang membedakannya dari salat fardu lima waktu.
Kehadiran seorang bilal di tengah jemaah memegang peranan penting dalam memandu jalannya prosesi ibadah, mulai dari seruan dimulainya salat hingga aba-aba sebelum khotbah. Tanpa adanya kumandang azan dan ikamah, kalimat-kalimat tayibah yang dilantunkan bilal menjadi penanda sakral yang mempersatukan saf para jamaah.
Nah, agar tidak terjadi kekeliruan saat berada di lapangan atau masjid, sangat dianjurkan bagi setiap muslim menyimak detail bacaan niat hingga doa-doa di sela takbir. Persiapan yang matang tentu akan menambah kualitas ibadah, sehingga setiap sujud yang dilakukan terasa lebih bermakna di hari yang fitri.
Oleh karena itu, yuk simak informasi mengenai bacaan Salat Idulfitri dikutip dari laman Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan:
Bacaan Salat Idulfitri
Berikut adalah rincian bacaan salat Idulfitri secara lengkap:1. Bacaan Niat Salat Idulfitri
Niat dilakukan di dalam hati pada saat takbiratul ihram. Berikut adalah lafaznya:أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) لِلهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan li 'idil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati (ma'muman/imaman) lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat salat sunah Idulfitri dua rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta'ala."
2. Bacaan Takbir di Sela-sela Rakaat
Setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, disunnahkan melakukan takbir tambahan sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua. Di antara takbir-takbir tersebut, jamaah dianjurkan membaca kalimat tasbih berikut:سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
3. Seruan Bilal Sebelum Salat Dimulai
Karena salat Idulfitri tidak diawali dengan azan maupun ikamah, bilal akan menyerukan ajakan untuk memulai salat sebagai berikut:الصَّلَاةُ جَامِعَةً ×٢ اَلصَّلَاةُ سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
Asshalatu jami'ah (2x), asshalatu sunnatan li'idil fithri rak'ataini jami'atan rahimakumullah.
Artinya: "Mari laksanakan shalat secara berjamaah, shalat sunah Idulfitri dua rakaat berjamaah, semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kalian."
4. Seruan Bilal Menjelang Khotbah
Setelah salat selesai, bilal akan berdiri menghadap jamaah sambil memegang tongkat/tongkat khotbah untuk memberikan aba-aba dimulainya khotbah:مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُوْرِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ. إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوْا أَثَابَكُمُ اللهُ وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ
Artinya: "Wahai kaum muslimin dan golongan orang-orang beriman, ketahuilah bahwa hari ini adalah hari raya Idulfitri, hari kebahagiaan dan hari ampunan. Allah menghalalkan makan dan mengharamkan puasa bagi kalian. Jika khatib telah naik ke mimbar, maka diamlah (jangan berbicara), semoga Allah memberi pahala, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah merahmati kalian."
5. Doa Bilal untuk Keselamatan Umat
Sebelum khatib memulai khotbahnya, bilal menutup seruannya dengan doa:اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma a'izzal islama minal muslimina wal muslimat wal mu'minina wal mu'minat al-ahya-i minhum wal amwat, birahmatika ya arhamar rahimin.
Artinya: "Ya Allah, muliakanlah Islam dari kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang."
Amalan Sunah Sebelum Salat Idulfitri
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa amalan yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat ke tempat salat untuk menyempurnakan kegembiraan di Hari Idulfitri. Berikut rinciannya dikutip dari laman kemenag.go.id:1. Memperbanyak Bacaan Takbir
Umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir sejak tenggelamnya matahari pada malam 1 Syawal hingga dimulainya shalat Id. Hal ini merupakan bentuk ketaatan atas firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 untuk menyempurnakan Ramadan dan mengagungkan kebesaran-Nya. Takbir dapat dilakukan di mana saja, baik di rumah, masjid, maupun di perjalanan.2. Mandi, Berhias, dan Memakai Pakaian Terbaik
Idulfitri adalah waktu untuk menampakkan kebahagiaan. Kesunnahan yang dapat dilakukan meliputi:- Sebelum melaksanakan salat Id, umat Islam disunahkan untuk mandi sunah hari raya dan memotong kuku
- Menggunakan aroma terbaik bagi laki-laki
- Mengenakan pakaian paling bagus yang dimiliki. Meskipun warna putih diutamakan, namun memakai baju baru atau pakaian terbaik lainnya sangat dianjurkan sebagai bentuk syiar kebahagiaan
3. Makan Sebelum Berangkat Salat
Berbeda dengan Iduladha, pada Idulfitri umat Islam dilarang berpuasa dan disunahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum menuju tempat shalat. Rasulullah SAW biasa memakan kurma dalam jumlah ganjil sekitar tiga, lima, atau tujuh butir sebagai penanda bahwa hari tersebut bukan lagi waktu untuk berpuasa.4. Menunaikan Zakat Fitrah
Pelaksanaan salat Idulfitri biasanya sedikit diakhirkan yaitu saat matahari setinggi tombak atau sekitar pukul 07.00 pagi. Tujuannya adalah memberikan kelonggaran waktu bagi umat Islam yang belum sempat menunaikan zakat fitrah agar kewajiban tersebut dapat terselesaikan sebelum shalat dimulai.5. Memilih Rute Jalan yang Berbeda
Saat berangkat menuju tempat salat Id, dianjurkan untuk mengambil rute jalan tertentu dan menggunakan rute jalan yang berbeda saat arah pulang. Praktik ini meneladani kebiasaan Rasulullah SAW agar syiar Islam lebih meluas dan kita dapat bertemu serta menyapa lebih banyak orang di sepanjang jalan.Sobat Medcom, itulah informasi mengenai bacaan salat Idulfitri beserta amalan sunah yang dapat dilakukan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News