"Kami dari BEM SI Kerakyatan memberikan kartu kuning yang merupakan warning bagi Kemdiktisaintek dan Kemendikdasmen," ujar Perwakilan BEM SI Kerakyatan dalam pernyataan saat menggelar demo dikutip dari akun Instagram @bemsi.official, Selasa, 5 Mei 2026.
BEM SI Kerakyatan menyoroti masalah tiga dosa besar pendidikan yang sampai saat ini belum selesai. Padahal, BEM SI Kerakyatan sudah memberikan kajian ilmiah.
"Sampai saat ini tidak ada satu pun program kementerian hasil kerja konkret dari kementerian yang bicara pengentasan terkait hal tersebut. Hari ini kementerian, khususnya Kemendiktisaintek hanya melakukan kerja-kerja seremonial dan melakukan FGD di hotel-hotel mewah. Itu tidak baik," tegas perwakilan BEM SI.
.jpg)
BEM SI Kerakyatan memberikan kartu kuning pada Kemendiktisaintek dan Kemendikdasmen. DOK IG @bemsi.official
Baca Juga :
Kasus Pelecehan Mahasiswa FH UI, JPPI Desak Status Darurat Kekerasan di Dunia Pendidikan
Demonstrasi yang digelar mahasiswa mendapat atensi langsung dari Kemendiktisaintek. Wakil Menteri Kemendiktisaintek Fauzan sempat menemui massa aksi.
Dalam kesempatan itu, Wamen Fauzan juga menandatangani pakta integritas. Mahasiswa menentut agar pemerintah menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, menghapus segala komersialisasi pendidikan, mewujudkan pendidikan gratis, menjamin transaparansi dan kuntabilitas, menjamin kebebasan akademik, menjamin lingkungan pendidikan yang aman, serta meningkatkan kesejahteraan pendidik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News