Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Serem! Kepala Perpusnas Sebut Perpustakaan Jadi Tempat Jin Beranak-pinak

Ilham Pratama Putra • 12 Mei 2026 15:58
Ringkasnya gini..
  • Kepala Perpusnas Aminudin Aziz berharap perpustakaan sekolah menjadi ruang belajar yang hidup.
  • Perpustakaan jangan sekadar tempat menyimpan buku.
  • Kemendikdasmen telah merevitalisasi sekitar 4.700 perpustakaan sekolah.
Jakarta: Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), E Aminudin Aziz berharap perpustakaan menjadi ruang yang bahagia. Daya tarik perpustakaan harus lebih diperkuat untuk mengundang pembaca yang lebih banyak. 
 
Karena itu ia mendukung program revitalisasi perpustakaan di sekolah. Ia pun berseloroh jika perbaikan perpustakaan di sekolah akan mengubah wajah perpustakaan itu sendiri. 
 
Menurutnya, perpustakaan yang jarang dikunjungi akan dihuni oleh jin. Bahkan jin, kata dia, bisa memiliki keturunan di dalam perpustakaan yang sepi. 

"Jadi dia (perpustakaan) tidak ditunggui jin, jin beranak-pinak di situ. Tapi ada kelompok manusia yang datang," jelasnya. 
 
Baca juga: Viral Perpustakaan UI Bocor dan Lumutan, Kampus Akhirnya Spill Rencana Renovasi Gede-gedean

Pun menurut dia, agar lebih ramai, perpustakaan bisa menjadi ruang belajar. Sehingga buku pelajaran dibahas tidak hanya di ruang kelas. 
 
"Jadi di perpustakaan pembelajarannya. Mau belajar apa? Menulis, pidato, semua kan ada sumbernya di situ," kata Aziz. 
 
Diketahui, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung penguatan literasi murid dengan turut memperbaiki sebanyak 4.700 ruang perpustakaan di berbagai sekolah. Perbaikan perpustakaan sekolah ini dilakuka melalui program revitalisasi satuan pendidikan.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan perhatian pada peningkatan literasi peserta didik. Khususnya pada jenjang pendidikan menengah. 
 
“Ya terkait perpustakaan, dari sisi infrastrukturnya itu kan tadi ada 4.700 perpustakaan yang dibangun ya," kata Tatang. 
 
Baca juga: Gak Cuma Buku! Perpusnas Punya 100 Ribu E-Book Gratis, Tinggal Download?

Menurutnya perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat menyimpan buku atau ruang baca. Perpustakaan harus bisa menjadi pusat belajar, ruang kolaborasi hingga ruang tumbuh kreativitas peserta didik.
 
"Ruang perpustakaan yang nyaman dan layak, dapat meningkatkan minat baca di kalangan peserta didik," ungkap Tatang.
 
Karena itu, pihaknya juga siap berkolaborasi bersama Perpustakaan Nasional, Badan Bahasa Kemendikdasmen, dan Pusat Perbukuan Kemendikdasmen guna menambah koleksi buku. Khususnya buku nonteks di ruang perpustakaan sekolah.
 
“Nah mungkin kami juga perlu ada penyediaan-penyediaan buku bacaan nonteks gitu ya, baik dari dukungan Perpustakaan Nasional yang juga memang ada mengirimkan ke sekolah-sekolah, dari Badan Bahasa dan juga ada dari Pusat Perbukuan,” kata Tatang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA