Beasiswa IASP 2027 (dok. Instagram: ditdaya.dikti)
Beasiswa IASP 2027 (dok. Instagram: ditdaya.dikti)

Indonesia-Austria Scholarship Programme 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

Citra Larasati • 03 Oktober 2026 12:29
Ringkasnya gini..
  • Beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) 2027 kembali dibuka bagi dosen tetap untuk melanjutkan studi doktoral di Austria.
  • Beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap yang ingin menempuh pendidikan S3 di Austria dengan sejumlah persyaratan akademik dan administratif.
  • Pendaftaran Beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) 2027 dibuka hingga 1 Maret 2027.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2027. Program beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap perguruan tinggi di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang doktor atau S3 di perguruan tinggi Austria.

Program IASP merupakan kerja sama pemerintah Indonesia dengan pihak Austria melalui OeAD dan ditujukan untuk mendukung peningkatan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia.

Melansir dari sosial media Instagram @ditdaya.dikti, berikut informasi lengkapnya.

Apa Itu Indonesia-Austria Scholarship Programme?

Indonesia-Austria Scholarship Programme atau IASP merupakan program beasiswa pendidikan doktor bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk menempuh studi di perguruan tinggi Austria.

Skema yang dibuka Kemdiktisaintek, program ini diperuntukkan secara khusus bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek. Calon penerima beasiswa harus memenuhi persyaratan akademik dan administratif yang telah ditetapkan.

Syarat Beasiswa IASP 2027

Calon pelamar IASP perlu memenuhi sejumlah persyaratan sebelum melakukan pendaftaran, meliputi:
  1. Berstatus sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek.
  2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  3. Memiliki surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk dosen PTN dan/atau dari Kepala LLDikti wilayah masing-masing bagi dosen PTS.
  4. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menjalani pendidikan doktor.
  5. Memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris sesuai skor minimal yang dipersyaratkan, yakni TOEFL iBT: 90, TOEFL ITP: 550,IELTS: 6,5
  6. Memiliki research proposal sepanjang 5–10 halaman yang telah mendapatkan persetujuan calon pembimbing atau supervisor di perguruan tinggi Austria.
  7. Memenuhi batas usia yang ditentukan program.
  8. Memiliki CV dalam Bahasa Inggris.
  9. Memiliki dua surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris.
  10. Memiliki paspor yang masih berlaku.
  11. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan bersifat unconditional dari perguruan tinggi tujuan atau calon supervisor di Austria.
  12. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan magister dalam Bahasa Inggris sesuai dokumen asli.
  13. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah.
  14. Bagi pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan sama, tidak diperkenankan memilih perguruan tinggi atau supervisor yang sama.
  15. Tidak diperkenankan melamar beasiswa Ernst-Mach Grants (EMG) ASEA UNINET dan Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) pada waktu bersamaan.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, antara lain:
  • CV dalam Bahasa Inggris
  • Dua surat rekomendasi akademik dalam Bahasa Inggris
  • Paspor yang masih berlaku
  • Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi atau supervisor di Austria
  • Ijazah S2 Transkrip nilai S2 dalam Bahasa Inggris dengan masa kelulusan maksimal 10 tahun
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter rumah sakit pemerintah
  • Research proposal yang telah disetujui calon supervisor

Cara Daftar Beasiswa IASP 2027

Pendaftaran IASP 2027 dilakukan secara daring melalui laman kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dengan batas pendaftaran 1 Maret 2027.

Nah, Sobat Medcom tertarik? Yuk persiapkan dokumen persyaratan sekarang dan pantau informasi terbaru melalui laman resmi Kemdiktisaintek!
 
(Adinda Kinanthi)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan