Program IASP merupakan kerja sama pemerintah Indonesia dengan pihak Austria melalui OeAD dan ditujukan untuk mendukung peningkatan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia.
Melansir dari sosial media Instagram @ditdaya.dikti, berikut informasi lengkapnya.
Apa Itu Indonesia-Austria Scholarship Programme?
Indonesia-Austria Scholarship Programme atau IASP merupakan program beasiswa pendidikan doktor bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk menempuh studi di perguruan tinggi Austria.Skema yang dibuka Kemdiktisaintek, program ini diperuntukkan secara khusus bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek. Calon penerima beasiswa harus memenuhi persyaratan akademik dan administratif yang telah ditetapkan.
Syarat Beasiswa IASP 2027
Calon pelamar IASP perlu memenuhi sejumlah persyaratan sebelum melakukan pendaftaran, meliputi:- Berstatus sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek.
- Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
- Memiliki surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk dosen PTN dan/atau dari Kepala LLDikti wilayah masing-masing bagi dosen PTS.
- Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menjalani pendidikan doktor.
- Memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris sesuai skor minimal yang dipersyaratkan, yakni TOEFL iBT: 90, TOEFL ITP: 550,IELTS: 6,5
- Memiliki research proposal sepanjang 5–10 halaman yang telah mendapatkan persetujuan calon pembimbing atau supervisor di perguruan tinggi Austria.
- Memenuhi batas usia yang ditentukan program.
- Memiliki CV dalam Bahasa Inggris.
- Memiliki dua surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris.
- Memiliki paspor yang masih berlaku.
- Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan bersifat unconditional dari perguruan tinggi tujuan atau calon supervisor di Austria.
- Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan magister dalam Bahasa Inggris sesuai dokumen asli.
- Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah.
- Bagi pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan sama, tidak diperkenankan memilih perguruan tinggi atau supervisor yang sama.
- Tidak diperkenankan melamar beasiswa Ernst-Mach Grants (EMG) ASEA UNINET dan Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) pada waktu bersamaan.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, antara lain:- CV dalam Bahasa Inggris
- Dua surat rekomendasi akademik dalam Bahasa Inggris
- Paspor yang masih berlaku
- Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi atau supervisor di Austria
- Ijazah S2 Transkrip nilai S2 dalam Bahasa Inggris dengan masa kelulusan maksimal 10 tahun
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter rumah sakit pemerintah
- Research proposal yang telah disetujui calon supervisor
Cara Daftar Beasiswa IASP 2027
Pendaftaran IASP 2027 dilakukan secara daring melalui laman kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dengan batas pendaftaran 1 Maret 2027.Nah, Sobat Medcom tertarik? Yuk persiapkan dokumen persyaratan sekarang dan pantau informasi terbaru melalui laman resmi Kemdiktisaintek!
(Adinda Kinanthi)