Biasanya, tanggal merah di kalender ditandai dengan warna merah sebagai penanda hari libur nasional. Namun, Hari Kartini tidak ditandai warna merah seperti peringatan pada umumnya, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai statusnya.
Sebelum membahas lebih lanjut soal status liburnya, yuk kenalan dulu dengan sosok inspiratif ini. Simak selengkapnya.
Sejarah Hari Kartini
Mengutip laman itjen.kemendikdasmen.go.id, Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879, dan meninggal dunia di Rembang, Jawa Tengah, pada 17 September 1904 di umur 25 tahun. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan perempuan di Indonesia yang pemikirannya jauh melampaui zamannya.Kartini percaya pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa dan ia meyakini perempuan yang terdidik akan menjadi ibu sekaligus pendidik pertama bagi generasi penerus. Pada 2 Mei 1964, melalui Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964, Presiden Soekarno resmi menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Indonesia, sekaligus menetapkan tanggal lahirnya, 21 April, sebagai Hari Kartini yang diperingati hingga kini.
Kisah perjuangannya juga terekam dalam kumpulan surat yang dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Habis Gelap Terbitlah Terang. Lantas, Hari Kartini 2026 apakah tanggal merah? Simak penjelasannya di sini.
Hari Kartini diperingati setiap tahun pada 21 April sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan RA Kartini. Berdasarkan lampiran SKB 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, sayangnya tanggal 21 April tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama. Artinya, Hari Kartini 2026 bukan tanggal merah dan tetap menjadi hari kerja seperti biasa.
Meski bukan hari libur resmi, peringatan Hari Kartini tetap semarak dirayakan di berbagai penjuru Indonesia. Di lingkungan sekolah maupun instansi pemerintah dan swasta, biasanya digelar upacara peringatan, lomba bertema budaya, hingga penggunaan pakaian adat sebagai wujud penghormatan terhadap warisan perjuangan Kartini.
Nah, itulah jawaban atas pertanyaan apakah Hari Kartini 2026 tanggal merah. Lalu, apa saja tanggal merah di bulan April 2026? Berikut daftarnya:
Tanggal Merah April 2026
- Jumat, 3 April: Wafat Yesus Kristus
- Minggu, 5 April: Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus)
Hari libur Nasional 2026
- Kamis, 1 Januari: Tahun Baru 2026 Masehi
- Jumat, 16 Januari: Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW
- Selasa, 17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- Kamis, 19 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Sabtu–Minggu, 21–22 Maret: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
- Jumat, 3 April: Wafat Yesus Kristus
- Minggu, 5 April: Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus)
- Jumat, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
- Kamis, 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
- Rabu, 27 Mei: Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah
- Minggu, 31 Mei: Hari Raya Waisak 2570 BE
- Senin, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
- Selasa, 16 Juni: 1 Muharam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
- Senin, 17 Agustus: Proklamasi Kemerdekaan
- Selasa, 25 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
- Jumat, 25 Desember: Kelahiran Yesus Kristus
Cuti Bersama 2026
- Senin, 16 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- Rabu, 18 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Jumat-Selasa, 20-24 Maret: Idul Fitri 1447 Hijriah
- Jumat, 15 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
- Kamis, 28 Mei: Idul Adha 1447 Hijriah.
- Kamis, 24 Desember: Kelahiran Yesus Kristus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News