Bertepatan dengan peringatan Hari Guru, 25 November 2022, Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta mengadakan acara Wisuda Khotmul Quran untuk 234 siswa (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Bertepatan dengan peringatan Hari Guru, 25 November 2022, Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta mengadakan acara Wisuda Khotmul Quran untuk 234 siswa (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta Mewisuda 234 Siswa Khatam Alquran

Rosa Anggreati • 25 November 2022 18:15
Jakarta: Bertepatan dengan momen peringatan Hari Guru yang jatuh pada 25 November 2022, Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta mengadakan acara Wisuda Khotmul Quran untuk 234 siswa.
 
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri para wali murid. Mereka mengalungkan selempang kepada anaknya sebagai penanda telah lulus. Haru dan bangga terpancar di wajah para wali murid.
 
Wisuda Khotmul Quran merupakan acara tahunan untuk siswa kelas 6 sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa dan siswi yang telah mengkhatamkan Alquran. Khatam Alquran merupakan syarat kelulusan dari madrasah ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Penyelenggaraan acara ini dilatarbelakangi oleh standar kelulusan Madrasah Pembangunan UIN bahwa harus bagus baca Alquran Acara ini merupakan bagian dari apresiasi kami, dasar pembangunan untuk anak-anak yang sudah berproses mengkhatamkan Alquran selama enam tahun,” kata Kepala Laboratorium Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta, Afif Abdul Latif, ditemui di sela acara, Jumat, 25 November 2022.
 
Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta Mewisuda 234 Siswa Khatam Alquran
Kepala Laboratorium Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta, Afif Abdul Latif (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Lebih lanjut dijelaskan Afif, khatam Alquran menjadi syarat kelulusan dengan tujuan untuk membekali anak-anak  agar berakhlak baik.
 
“Dasarnya adalah Alquran sebagaimana telah disebutkan sesungguhnya akhlak Nabi Muhammad adalah Alquran, maka itulah yang terus kami galakkan kepada anak-anak bagaimana supaya Alquran-nya bagus, kemudian tidak hanya bagus membaca tapi akan diupayakan untuk terus bisa memahami ayat-ayat Alquran,” ujarnya.
 
Pandemi covid-19 yang berlangsung dua tahun dan mengharuskan siswa belajar secara daring tak menjadi halangan bagi Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta untuk tetap mendidik siswanya menghapal dan memahami Alquran.
 
“Di era digital ini sudah kami lakukan pada saat pandemi dua tahun, walaupun tidak bisa dilakukan secara face to face kepada anak-anak, kami sudah menyiapkan metodenya. Jadi, kita ada tilawatil dengan digital. Guru-guru pun sudah kami siapkan bagaimana supaya bacaan Alquran ini tetap sampai kepada anak-anak melalui digital,” katanya.
 
Para siswa yang telah lulus pada hari ini terlihat bahagia. Mereka lega karena proses menghapal Alquran selama enam tahun telah dilalui dengan baik.
 
Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta Mewisuda 234 Siswa Khatam Alquran
Rayna Shafia Hartono (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
“Lulus, rasanya senang banget karena bisa lolos dari khotmul selama enam tahun,” kata peserta wisuda, Rayna Shafia Hartono.
 
Peserta wisuda lainnya, Zahid Abdurrahman Azzadi, juga tak kalah bahagia. Dia mengakui selama proses menghapal Alquran nyaris tidak menemui kesulitan berarti.
 
“Saya merasa sangat senang karena  sudah mengkhatamkan Alquran. Kesulitan mengapal Alquran, menurut saya, tidak ada. Saya ingin memperdalam belajar Alquran lagi. Setelah ini target saya sebulan bisa khatam sekali,” kata Zahid.
 
Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta Mewisuda 234 Siswa Khatam Alquran
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Kebahagiaan juga turut dirasakan wali murid. Uche Nugrahawati, misalnya. Ia bangga dan bahagia melihat anaknya mampu menghapal Alquran.
 
“Rasanya sebagai orang tua, alhamdulillah pasti senang sekali, sangat bahagia. Karena Alquran itu kan bisa menjadi pegangan untuk anak-anak, tujuannya untuk akhirat juga. Semoga mereka bisa mengamalkannya dalam kehidupan,” tutur Uche.
 
Selama enam tahun anaknya berproses menghapal Alquran, Uche tak lelah ikut mendampingi. Dia membantu sang anak membaca Alquran berulang-ulang di rumah setelah sekolah.
 
Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta Mewisuda 234 Siswa Khatam Alquran
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
“Sehari-hari di rumah kita ulang-ulang terus, kita ajak belajar bareng. Selain itu terutama kita bisa mencontohkan dengan kita membaca rutin. Otomatis anak-anak akan ikut dan mengamalkannya juga,” katanya.
 
Uche mengapresiasi metode menghapal Alquran yang diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta. Sebab, dengan menghapal Alquran dapat dijadikan dasar pegangan kehidupan anak hingga dewasa.
 
“Diharapkan dengan adanya metode pembelajaran ini dapat membekali para siswa mencapai dasar akhlak, serta ke depannya para siswa tidak hanya bagus dalam membaca Alquran, namun juga dapat memahami arti ayat Alquran,” tuturnya.
 
(ROS)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif