Kelima jalur beasiswa UMS, yakni Beasiswa Kiai Haji Ahmad Dahlan (BKHAD), Beasiswa Tunas Unggul Muhammadiyah (BTUM)/Kader Muhammadiyah, Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA), Beasiswa Unggulan (BU), dan Beasiswa Prestasi (BP). Bantuan beasiswa yang diberikan mencakup keringanan biaya pendidikan berupa pemberian biaya hidup dan biaya akademik, dengan nominal yang telah ditentukan berdasarkan beasiswa yang diikuti.
“Per 3 Februari 2026 ada 168 pendaftar beasiswa ums,” kata Koordinator One Day Service (ODS) PMB UMS 2026, Alif Rahmat Yudha Putra, dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.
Dia menuturkan beasiswa merupakan bentuk komitmen UMS dalam memberikan akses pendidikan tinggi secara merata. Alif berharap program tersebut dapat berlanjut secara konsisten setiap tahunnya.
“Harapannya, semoga beasiswa ini bisa terus dibuka dan dijalankan secara konsisten tiap tahunnya, supaya siswa yang punya potensi tapi terkendala secara ekonomi tetap bisa kuliah di UMS,” harap dia.
Program beasiswa UMS tidak hanya berfokus pada bantuan finansial saja. Ke depan, pihaknya berharap beasiswa ini dapat mendorong para penerimanya dapat mengembangkan keterampilan dan berprestasi serta turut berkontribusi di lingkungan sosial masyarakat.
Periode pendaftaran beasiswa terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama, pendaftaran telah dibuka sejak 19 Januari 2026 hingga 28 Februari 2026.
Sementara itu, Gelombang kedua dijadwalkan dibuka kembali pada Mei 2026. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website https://www.ums.ac.id/beasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News