Daftar 2% Ilmuwan Terbaik Dunia Dari Indonesia (dok. laman resmi FMIPA UGM)
Daftar 2% Ilmuwan Terbaik Dunia Dari Indonesia (dok. laman resmi FMIPA UGM)

Deretan Dosen UGM, UNS, dan Unhas Tembus Top 2% Ilmuwan Dunia 2026

Renatha Swasty • 12 Oktober 2026 18:04
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah ilmuwan asal Indonesia masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 yang dirilis Stanford dan Elsevier.
  • Pemeringkatan berbasis dampak sitasi Scopus ini mencakup peneliti unggulan dari UGM, UNS, hingga Universitas Hasanuddin.
  • Penilaian terbagi dua kategori, yaitu dampak sitasi sepanjang karier dan dampak sitasi tahun tunggal berdasarkan data 2025.
Jakarta: Sejumlah ilmuwan Indonesia masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026, pemeringkatan ilmuwan dunia berdasarkan indikator dampak publikasi dan sitasi ilmiah. Daftar yang dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin John P.A. Ioannidis dari Stanford University tersebut dipublikasikan melalui Elsevier Data Repository pada 7 Oktober 2026.

Basis data ini memuat dua kategori, yakni career-long impact untuk mengukur dampak sitasi sepanjang karier dan single-year impact untuk mengukur dampak sitasi selama tahun kalender 2025. Data menggunakan profil penulis Scopus berdasarkan pemutakhiran per 1 Agustus 2026.

Sejumlah perguruan tinggi Indonesia telah mengumumkan dosen dan penelitinya yang masuk dalam daftar tersebut. Yuk simak informasi lebih lanjut yang dilansir melalui laman Elsevier dan masing-masing kampus!

Daftar 2% Ilmuwan Terbaik Dunia 2026 dari Indonesia

Enam Ilmuwan FMIPA Universitas Gadjah Mada

FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) mengumumkan enam ilmuwan yang masuk dalam daftar 2026. Lima nama tercatat pada kategori single-year impact, sedangkan satu nama masuk kategori career-long impact.

1. Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng.

  • Peringkat dunia: 248.880
  • Kategori: Single-year impact
  • Bidang keilmuan: Fisika, nanomaterial magnetik, dan spintronika.
  • Profil singkat: Edi Suharyadi merupakan akademisi Departemen Fisika FMIPA UGM yang menekuni riset nanomaterial magnetik dan spintronika. Penelitiannya berkaitan dengan material fungsional berbasis sifat kemagnetan serta potensi penerapannya dalam bidang kesehatan dan lingkungan.

2. Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si.

  • Peringkat dunia: 252.992
  • Kategori: Single-year impact
  • Bidang keilmuan: Fisika dan pengembangan teknologi berbasis sensor.
  • Profil singkat: Kuwat Triyana merupakan Guru Besar Departemen Fisika FMIPA UGM. Ia dikenal melalui penelitian fisika terapan dan pengembangan teknologi sensor yang memanfaatkan prinsip-prinsip fisika untuk mendukung berbagai kebutuhan pengukuran dan deteksi.

3. Prof. Drs. Jumina, Ph.D.

  • Peringkat dunia: 369.592
  • Kategori: Single-year impact
  • Bidang keilmuan: Kimia organik dan sintesis senyawa.
  • Profil singkat: Jumina merupakan akademisi Departemen Kimia FMIPA UGM. Bidang kimia organik berkaitan dengan struktur, sintesis, dan karakterisasi senyawa karbon, termasuk pengembangan senyawa yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi ilmiah.

4. Dr. Yehezkiel Steven Kurniawan, S.Si., M.Si.

  • Peringkat dunia: 659.862
  • Kategori: Single-year impact
  • Bidang keilmuan: Kimia.
  • Profil singkat: Yehezkiel Steven Kurniawan merupakan dosen Departemen Kimia FMIPA UGM. Kegiatan akademiknya berada dalam bidang kimia, yang mencakup kajian sifat, struktur, dan reaktivitas zat serta pengembangan metode analisis dan sintesis.

5. Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng.

  • Peringkat dunia: 982.465
  • Kategori: Single-year impact
  • Bidang keilmuan: Kimia material, katalis, dan adsorben.
  • Profil singkat: Wega Trisunaryanti merupakan Guru Besar Departemen Kimia FMIPA UGM. Penelitiannya berfokus pada material katalis dan adsorben, termasuk pengembangan material untuk proses konversi bahan baku menjadi bahan bakar serta pemanfaatan sumber daya yang berpotensi mendukung energi.

6. Prof. Drs. Sri Juari Santosa, M.Eng., Ph.D.

  • Peringkat dunia: 480.432
  • Kategori: Career-long impact
  • Bidang keilmuan: Kimia lingkungan dan ilmu pemisahan.
  • Profil singkat: Sri Juari Santosa merupakan Guru Besar Departemen Kimia FMIPA UGM yang menekuni sintesis dan aplikasi material untuk pemulihan senyawa bernilai serta remediasi lingkungan. Risetnya antara lain berkaitan dengan penghilangan pencemar dari air menggunakan material berbasis lempung, magnetit, dan bahan lain yang berpotensi digunakan sebagai adsorben.

Tujuh Dosen Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengumumkan tujuh dosen yang masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026.

1. Prof. Dr.Eng. Nugroho Agung Pambudi, M.Eng.

  • Bidang keilmuan: Pendidikan teknik mesin dan teknik mesin.
  • Profil singkat: Nugroho Agung Pambudi merupakan akademisi UNS yang berkiprah dalam pendidikan teknik mesin. Latar belakang akademiknya mencakup pendidikan teknik mesin dan studi lanjut di bidang teknik mesin di Universitas Kyushu, Jepang.

2. Prof. Dr. Ir. Wakhid Ahmad Jauhari, S.T., M.T.

  • Bidang keilmuan: Teknik industri.
  • Profil singkat: Wakhid Ahmad Jauhari merupakan dosen Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik UNS. Bidang ini mencakup pengembangan sistem produksi, optimasi proses, perencanaan operasi, dan peningkatan efisiensi sistem industri.

3. Prof. Ir. Agung Tri Wijayanta, S.T., M.Eng., Ph.D.

  • Bidang keilmuan: Teknik mesin.
  • Profil singkat: Agung Tri Wijayanta merupakan akademisi Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNS. Bidang keilmuannya berkaitan dengan perancangan dan analisis sistem mekanik serta pengembangan teknologi rekayasa mesin.

4. Dr.Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng.

  • Bidang keilmuan: Teknik mesin dan rekayasa.
  • Profil singkat: Aditya Rio Prabowo merupakan dosen Program Studi Teknik Mesin UNS. Latar belakang tekniknya mendukung kajian rekayasa dan analisis sistem mekanik untuk berbagai kebutuhan teknologi dan industri.

5. Prof. Dr.Agr.Sc. Ernoiz Antriyandarti, S.P., M.P., M.Ec.

  • Bidang keilmuan: Agribisnis dan ekonomi pertanian.
  • Profil singkat: Ernoiz Antriyandarti merupakan akademisi Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UNS. Bidang kajiannya berkaitan dengan aspek ekonomi dan pengelolaan usaha pertanian, termasuk sistem agribisnis dan pengembangan sektor pertanian.

6. Prof. Dr. Ir. Zainal Arifin, S.T., M.T.

  • Bidang keilmuan: Teknik mesin.
  • Profil singkat: Zainal Arifin merupakan dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNS. Bidang tersebut berfokus pada pengembangan, analisis, dan penerapan prinsip rekayasa untuk sistem mekanik serta teknologi industri.

7. Agung Irawan, S.Pt., M.Sc., Ph.D.

  • Bidang keilmuan: Peternakan dan budidaya ternak.
  • Profil singkat: Agung Irawan merupakan akademisi Program Studi D-3 Budidaya Ternak Sekolah Vokasi UNS. Bidang peternakan berkaitan dengan pengelolaan budidaya, produktivitas ternak, serta penerapan ilmu dan teknologi untuk mendukung sistem produksi peternakan.

Sembilan Ilmuwan Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin (Unhas) mengumumkan sembilan ilmuwan yang masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026.

1. Prof. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D., Apt.

  • Bidang keilmuan: Farmasi dan ilmu biomedis.
  • Profil singkat: Firzan Nainu merupakan akademisi Fakultas Farmasi Unhas. Bidang biomedis dan farmasi mencakup kajian mekanisme biologis penyakit serta pengembangan pendekatan ilmiah untuk memahami dan mendukung penanganan masalah kesehatan.

2. Prof. Dr. Dahlang Tahir, S.Si., M.Si.

  • Bidang keilmuan: Fisika material, nanoteknologi, dan material komposit.
  • Profil singkat: Dahlang Tahir merupakan akademisi Departemen Fisika FMIPA Unhas dan memimpin Bionanocomposite Research Group. Penelitiannya berkaitan dengan biomaterial, nanoteknologi, dan pengembangan material komposit.

3. Prof. Andi Dian Permana, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt.

  • Bidang keilmuan: Farmasi dan penghantaran obat.
  • Profil singkat: Andi Dian Permana merupakan akademisi Fakultas Farmasi Unhas. Bidang farmasi mencakup pengembangan formulasi obat, sistem penghantaran zat aktif, dan kajian untuk mendukung efektivitas penggunaan obat.

4. Prof. Dr. Eng. Mawardi Bahri, M.Si.

  • Bidang keilmuan: Fisika dan rekayasa material.
  • Profil singkat: Mawardi Bahri merupakan akademisi FMIPA Unhas. Bidang fisika mencakup kajian sifat dan perilaku materi serta penerapan prinsip fisika untuk menjelaskan fenomena alam dan mendukung pengembangan teknologi.

5. Prof. Ir. Andi Dirpan, S.TP., M.Si., Ph.D.

  • Bidang keilmuan: Teknologi pertanian dan teknologi pangan.
  • Profil singkat: Andi Dirpan merupakan akademisi Fakultas Teknologi Pertanian Unhas. Bidang teknologi pangan dan pertanian berkaitan dengan pengolahan hasil pertanian, mutu produk, serta pengembangan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas.

6. Dr. Heryanto, S.Si., M.Si.

  • Bidang keilmuan: Fisika komputasi dan material.
  • Profil singkat: Heryanto merupakan dosen Departemen Fisika FMIPA Unhas dan anggota Bionanocomposite Research Group. Ia berkontribusi pada penelitian komputasi material, yang menggunakan pendekatan pemodelan dan perhitungan untuk mempelajari sifat material.

7. Nurhasni Hasan, S.Si., M.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt.

  • Bidang keilmuan: Farmasi dan ilmu kefarmasian.
  • Profil singkat: Nurhasni Hasan merupakan akademisi Fakultas Farmasi Unhas. Bidang kefarmasian mencakup penelitian mengenai bahan obat, formulasi, karakteristik zat aktif, dan pengembangan produk farmasi.

8. Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Rappe, M.Si.

  • Bidang keilmuan: Ilmu kelautan, ekologi laut, dan perikanan.
  • Profil singkat: Rohani Ambo Rappe merupakan akademisi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas. Bidang kajiannya berhubungan dengan ekosistem pesisir dan laut, sumber daya hayati, serta upaya memahami dan mendukung keberlanjutan lingkungan perairan.

9. Prof. Dr. Muhammad Alif K. Sahide, S.Hut., M.Si.

  • Bidang keilmuan: Kehutanan, kebijakan kehutanan, dan tata kelola sumber daya alam.
  • Profil singkat: Muhammad Alif K. Sahide merupakan akademisi Fakultas Kehutanan Unhas. Bidang kajiannya berkaitan dengan kebijakan kehutanan, tata kelola sumber daya alam, dan hubungan antara pengelolaan hutan dengan aspek sosial serta pembangunan.
Elsevier menggunakan indikator bibliometrik seperti jumlah sitasi, h-index, hm-index yang disesuaikan dengan jumlah penulis, serta sitasi berdasarkan posisi penulis dalam publikasi. Basis data tersebut juga membagi peneliti ke dalam bidang dan subbidang keilmuan. (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan