Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Cut Mirna Rita mengenalkan BCCT di Raudhatul Athfal Indah Sari. DOK USK
Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Cut Mirna Rita mengenalkan BCCT di Raudhatul Athfal Indah Sari. DOK USK

Stimulasi Kecerdasan Anak, Mahasiswa USK Kenalkan Pembelajaran BCCT untuk PAUD

Pendidikan pendidikan inovasi PAUD Universitas Syiah Kuala
Renatha Swasty • 26 April 2022 12:13
Jakarta: Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Cut Mirna Rita mengenalkan metode pembelajaran Beyond Centers and Circle Time (BCCT). Pembelajaran untuk menunjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang holistik sehingga mampu menstimulasi kecerdasan anak.
 
Mahasiswa jurusan PG-PAUD pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK tersebut mengenalkan metode pembelajaran ini di Raudhatul Athfal Indah Sari.
 
“BCCT dianggap paling ideal diterapkan di Tanah Air. Selain tidak memerlukan peralatan yang banyak, tetapi kecerdasan anak tetap bisa dioptimalkan,” kata Cut Mirna dikutip dari laman usk.ac.id, Selasa, 26 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cut Mirna menjelaskan metode BCCT atau metode Sentra adalah suatu pendekatan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang bertujuan untuk merangsang seluruh aspek kecerdasan anak (kecerdasan jamak), melalui kegiatan bermain yang terarah. Seluruh proses pembelajaran berpusat pada anak.
 
“Metode pembelajaran BCCT menfasilitasi anak agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya,” ujar dia.
 
Dia menuturkan tahap pelaksanan metode BCCT meliputi, tahap persiapan seperti pelatihan, pemagangan, persiapan: tempat dan APE, jenis sentra, catatan perkembangan siswa dan kelompok belajar, dan sosialisasi untuk orang tua.
 
Lalu tahap pelaksanaan pada proses pembelajaranya yaitu penataan lingkungan main, penyambutan siswa, main pembukaan, transisi, kegiatan inti: pijakan pengalaman sebelum, selama, dan sesudah main.
 
Selanjutnya tahap evaluasi yaitu evaluasi program dan kemajuan perkembangan siswa. Cut Mirna mengatakan tujuan utama penerapan pembelajaran BCCT ini ialah memberi kesempatan kepada semua anak untuk dapat terlibat aktif dalam proses berpikir dan kegiatan belajar.
 
Anak disiapkan ragam main dalam sentra-sentra dan anak bebas memilih ragam main yang diinginkan agar terlaksana dengan baik. Metode BCCT diyakini mampu merangsang seluruh aspek kecerdasan anak (multiple inteligent) melalui bermain yang terarah.
 
Pada metode ini, setting pembelajaran mampu merangsang anak untuk saling aktif, kreatif, dan terus berpikir dengan menggali pengalaman sendiri. “Metode pembelajaran ini jelas berbeda dengan pembelajaran masa silam yang menghendaki murid untuk mengikuti perintah, meniru, atau menghapal,” tutur dia.
 
Baca: Menuju PTNBH Kemenkumham Ingatkan USK Soal UKT
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif