Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat pembukaan SPAN-PTKIN. Foto: Kemenag/humas
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat pembukaan SPAN-PTKIN. Foto: Kemenag/humas

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru 58 PTKIN Dibuka Februari, Cek Link Pendaftarannya

Pendidikan kementerian agama Penerimaan Mahasiswa Baru PTKI Kemenag SPAN-PTKIN 2022
Citra Larasati • 19 Januari 2022 11:23
Jakarta:  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka Seleksi Prestasi Akademik Nasional- Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-UMPTKIN) 2022. Menag mengingatkan agar PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.
 
SPAN UMPTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 Fakultas Agama PTN yaitu Universitas Singaperbangsa Karawang. Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan dilaksanakan mulai bulan Februari hingga April 2022 .
 
Daftar program studi dan daya tampung SPAN-PTKIN dapat dilihat pada laman : https://www.span-ptkin.ac.id.  Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UMPTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada Juni 2022. Daftar program studi dan daya tampung UMPTKIN dapat dilihat pada laman: https://www.um-ptkin.ac.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Menag, ikhtiar Kementerian Agama dalam perluasan akses masyarakat untuk kuliah di PTKIN semakin berhasil. Setiap tahun ratusan ribu pendaftar ikut terlibat dalam proses SPAN UMPTKIN. 
 
Tahun 2021 misalnya, tidak kurang 280 ribu calon mahasiswa yang mendaftar, terdiri atas 182.890 pendaftar dari dari 11.920 sekolah melalui jalur SPAN PTKIN dan 100.038 pendaftar melalui jalur UMPTKIN.  “Jumlah pendaftar SPAN UMPTKIN tiap tahun terus meningkat. Ini setidaknya menjadi penanda bahwa upaya perluasan akses yang dilakukan Kementerian Agama berhasil,” terang Menag di Jakarta, Selasa malam, 18 Januari 2022.
 
Menurut Menag, SPAN UM PTKIN sangat strategis, sebagai tahap awal mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik. Karenanya, seleksi mahasiswa ini menjadi sarana peningkatan mutu PTKIN,” sambungnya.
 
Baca juga: UM-PTKIN Gunakan Sistem Seleksi Berbasis Android
 
Kualitas PTKIN, kata Menag,  bisa dilihat dari output atau lulusan yang dihasilkan. Publik akan menilai seberapa besar PTKIN memiliki dampak bagi kehidupan, tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia.
 
Dalam konteks ini, SPAN UMPTKIN merupakan langkah awal peningkatan kualitas PTKIN. “Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” tuturnya.
 
Ketua Panitia SPAN UMPTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi Keagamaan di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain.
 
Pola seleksi secara nasional pada perguruan tinggi disebut SPAN-PTKIN dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh perguruan tinggi disebut UMPTKIN. Kedua pola seleksi tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.
 
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif