Salah satu peneliti Fakultas Farmasi Unhas, Firzan Nainu mengatakan, penelitiannya ini bertujuan untuk melakukan genetic screening. Atau mencari kecacatan kehamilan manusia sejak dari rahim lewat jaringan plasenta.
"Kami melakukan genetic screening menggunakan hewan mutan yang dibuat menggunakan metode genome editing terbaru yaitu CRISPR-Cas9 untuk menemukan gen dan pathway baru terkait sterile inflammation," kata Firzan dikutip dari laman Unhas, Kamis, 12 Maret 2020.
Penelitian sendiri berlangsung di Laboratory Host Defense and Responses Kanazawa University, Jepang. Laboratorium yang dipimpin oleh Takayuki Kuraishi ini merupakan laboratorium yang mengembangkan metode-metode terkini menggunakan model lalat buah (Drosophila Melanogaster).
Hasil kolaborasi riset internasional ini membuahkan paper yang diterima pada salah satu jurnal bereputasi (Q1). Jurnalnya masuk ke dalam bidang imunologi sebagai penelitian Frontiers in Immunology, pada 6 Maret 2020.
Pada jurnal yang diterbitkan ini, dia memuat metode purifikasi, karakterisasi Monalysin, dan toksin yang dihasilkan oleh Pseudomonas entomophila. Dia berharap jurnalnya memberikan manfaat banyak dalam dunia farmasi khususnya penyakit pada kandungan.
"Paper ini merupakan satu dari banyak paper yang Insya Allah akan diterbitkan oleh Laboratory Host Defense and Responses juga nantinya," kata Firzan.
Firzan juga melibatkan mahasiswanya dalam peneltian ini. Empat mahasiswa yang terlibat itu Ayu Masyita, Nur Rahma Rumata, Ayun Dwi Astuti, dan Budiman Yasir.
Bahkan keempatnya mendapat kesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa selama setahun, dengan pembiayaan penuh dari JASSO Jepang. Mereka mengikuti program bernama Kanazawa University Short-term Exchange Program for Science and Technology (KUEST) selama satu tahun ke depan.
"Berkesempatan mempelajari juga bahasa Jepang, budaya dan masyarakat, sambil melakukan penelitian mereka dalam bidang sains dan teknologi. Memperoleh dukungan biaya hidup selama setahun, tuition fee gratis, dan biaya riset gratis," ungkapnya.
Firzan menjelaskan, bahwa selain publikasi tersebut, dirinya telah mempublikasikan dua paper di junal Q1 ber-IF (Journal of Biochemistry dan Frontiers in Biosciences Landmark Edition) pada tahun 2019. Saat ini dirinya juga sedang dalam tahap penulisan satu manuskrip kolaborasi dengan Amerika dan Kamerun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News