Tangkapan layar video seorang ibu yang marah-marah soal mahalnya biaya wisuda daring di Unikom. Foto: TikTok
Tangkapan layar video seorang ibu yang marah-marah soal mahalnya biaya wisuda daring di Unikom. Foto: TikTok

Viral, Video Seorang Ibu 'Ngamuk' Perkara Mahalnya Uang Wisuda di Unikom

Pendidikan Pendidikan Tinggi Biaya Pendidikan Wisuda
Citra Larasati • 03 Oktober 2020 18:11
Jakarta:  Sebuah video seorang ibu yang marah-marah sambil memegang toga untuk wisuda anaknya yang kuliah di Unikom (Universitas Komputer Indonesia) diunggah oleh akun @dessykusuma52 di TikTok sejak Jumat, 2 Oktober 2020.  Video tersebut kemudian viral di Twitter dengan diikuti tagar #unikom dan #WisudaUnikomMahal. 
 
Video tersebut berisi seorang ibu yang mengeluhkan mahalnya biaya yang harus dibayarkan untuk wisuda daring (online) anaknya yang kuliah di Unikom, Bandung.  Besaran uang wisuda tersebut dinilai tidak wajar untuk sebuah wisuda online, karena mencapai Rp3.770.000 dan hanya mendapatkan satu baju toga dan masker.
 
"Imbalannya lah untuk orang tua, penguji untuk orang tua, hasil keringat orang tua yang biayain anak cuma dikasih ini. Demi Allah untuk para atasan di Unikom, demi Allah Saya enggak ridho dan enggak ikhlas kalau uang saya enggak dipulangin. Ini 3.770.000 hanya dapat ini doang. Pak takut keselek ya makan uang penghasilan Saya. Tolong untuk para pejabat di Unikom pulangin uang kami orang tua mahasiswa. itu hak kami," ungkap ibu yang terekam dalam video tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  Viral Video TikTok Dua Orang Diduga Guru Doakan Siswanya Meninggal
 
Video tersebut kemudia di-retweet oleh warganet dan diikuti dengan sejumlah komentar negatif.  "Kritik diblok, komentar dihapus. Cuma mau minta kejelasan rincian dana wisudasyukur2 bisa cashback, yg 3,8jt kurang 30rb ini yakali wisuda online disamain bayarannya kaya wisuda offline. PTS lain aja masih under 1,5jt bayar wisudanya," kata akun @purjie17 dalam cuitannya.
 
Cuitan serupa juga disampaikan @PaZzzzzz1 "Kami hanya butuh transparansi, kemana aliran dana wisuda yg 3,7 JT dialirkan, padahal menurut logika, wisuda yang di lakukan secara online tidak begitu memakan banyak biaya," ujarnya.
 
Sedangkan akun yang lain menilai, pungutan uang wisuda sebesar itu merupakan bentuk pemerasan yang dilakukan pihak kampus kepada mahasiswanya.  "ALERTA!! ALERTA!! ALERTA!! Telah terjadi pemerasan mahasiswa oleh pihak kampus!
 
Pandemi covid-19 yang mewabah di Tanah Air turut berdampak kepada dunia pendidikan tinggi.  Tidak hanya perkuliahan saja yang digelar secara daring, namun hingga ke ujian skripsi bahkan wisuda pun terpaksa digelar daring untuk menekan potensi penularan covid-19.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif