Wisuda ke-13 Mahasiswa President University

Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur Meningkat

Citra Larasati 22 Juli 2018 18:21 WIB
Pendidikan Tinggi
Minat Mahasiswa Jadi <i>Entrepreneur</i> Meningkat
Suasana Wisuda ke-13 Mahasiswa President University, Medcom.id/Citra Larasati.
Cikarang:  Minat mahasiswa untuk menjadi entrepreneur (wirausahawan) mengalami peningkatan dalam dua tahun belakangan ini.  Kondisi tersebut diharapkan mampu mendongkrak target kebutuhan minimum 2 % wirausahawan dari total penduduk Indonesia untuk menjadi negara berdaya saing tinggi.

Wakil Rektor Bidang Akademik President University, Dwi Larso mengatakan, peningkatan tren minat tersebut mulai tampak dalam setiap pendaftaran mahasiswa baru belakangan ini.  "Mahasiswa yang masuk President University keinginan jadi entrepreneur-nya meningkat.  Sebanyak 50 % ingin bekerja di perusahaan, 50 % lagi ingin menjadi wirausahawan," kata Dwi usai Wisuda ke-13 Mahasiswa President University di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 21 Juli 2018.


Seperti diketahui, Indonesia membutuhkan setidaknya 2 % penduduk dari total penduduk atau sekitar lima juta jiwa entrepreneur atau wirausahawan untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju dan berdaya saing tinggi.  Ditambah lagi dengan minimnya lapangan kerja di dalam negeri, menjadi wirausahawan sehaharusnya mampu menjawab tantangan tersebut.

Untuk itu, kata Dwi, peran perguruan tinggi untuk untuk mengembangkan besarnya minat mahasiswa itu menjadi sangat penting. Di President University, kata Dwi, secara serius menggarap minat mahasiswa untuk menjadi entrepreneur.

Pihak kampus memberikan dukungan bahkan bimbingan khusus untuk mempersiapkan rencana studi setiap mahasiswanya, baik yang ingin melanjutkan studi S2 mapun menjadi entrepreneur.

"Untuk yang mau sekolah lagi dipersiapkan pelatihan bahasa asing, kemudian risetnya juga dibantu, kita punya center of language and cukture. Sedangkan untuk yang mau berwirausaha dibantu membangun inkubator bisnis, sampai membuat startup bisnis," papar Dwi.

Baca: Panel Surya Buatan UI Mampu Menghemat Rp 17 Juta Per Hari

Bahkan untuk menjawab tantangan zaman yang sangat dinamis, PU juga tidak segan-segan terus memperbarui kurikulum agar sesuai dengan perkembangan global.  "Seperti 2017 lalu, kami baru saja meracik ulang kurikulum, agar alumni kami selalu dibekali dengan skilldan knowledgeyang unggul," terang Dwi.

Dwi mengatakan, Indonesia memiliki potensi calon wirausahawan muda yang besar untuk dikembangkan, terutama jika melihat banyaknya jumlah pergruan tinggi yang saat ini mencapai 4.600 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.  Di mana jumlah lulusan perguruan tinggi di Indonesia tersebut mencapai satu juta orang setiap tahunnya.

Jika 25 %-nya saja dapat dibina untuk menjadientrepreneur, maka Indonesia dapat mencetak 250 ribu orang pengusaha baru setiap tahunnya.  Otomatis, target pemrintah mewujudkan 2 % penduduknya menjadi wirausahawan juga dapat terwujud.

Sebelumnya Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohaman Nasir mengatakan, inovasi merupakan salah satu kunci pendorong untuk meningkatkan daya saing ekonomi bangsa. Menurut Nasir, negara pemenang tidak lagi hanya dilihat dari besarnya jumlah penduduk ataupun seberapa kaya sumber daya alam yang dimilikinya, melainkan seberapa produktif inovasi yang dilahirkannya.

Dia menjelaskan, kehadiran para pengusaha baru dengan bisnisstartup  yang mereka usung diyakini akan mampu menggerakkan perekonomian bangsa Indonesia menuju ke arah yang lebih baik.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id