Rekrutmen ini berada di bawah naungan Indonesia Health Systems Strengthening (IHSS) Project yang mendapatkan dukungan penuh dari lembaga donor internasional. Dukungan tersebut mencakup kemitraan dengan World Bank (WB), Asian Development Bank (ADB), dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Kemenkes memfokuskan pencarian kandidat pada dua inisiatif besar, yaitu proyek SOPHI dan proyek InPULS. Proyek-proyek ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang pada kualitas layanan kesehatan dasar dan sistem laboratorium publik di seluruh Indonesia.
Proyek Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI) menitikberatkan pada efisiensi layanan kesehatan primer melalui perencanaan dan penganggaran yang lebih baik. Sementara itu, Indonesia Public Laboratory System Strengthening (InPULS) bertujuan memperkuat infrastruktur dan kapasitas operasional laboratorium demi kesiapsiagaan pengawasan penyakit.
Para pelamar yang berminat diharapkan segera mempersiapkan berkas karena batas waktu pendaftaran ditetapkan hingga 22 Mei 2026 pukul 23:59 WIB. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan atau memindai kode QR yang telah disediakan.
Daftar Posisi dan Persyaratan Utama
Berdasarkan informasi dari unggahan akun Instagram @kemenkes_ri, berikut rincian posisi yang dibuka untuk kedua proyek tersebut:1. Proyek SOPHI
Planning Coordinator (1 Posisi)
- Memiliki gelar Magister (S2) jurusan apa pun
- Memiliki satu gelar akademik, baik Sarjana (S1) atau Magister (S2) di bidang yang berhubungan dengan kesehatan
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun dalam proyek perencanaan dan/atau proyek penganggaran
- Lebih disukai memiliki pengalaman bekerja dengan institusi pemerintah, NGO, atau organisasi internasional di bidang perencanaan dan/atau keuangan
- Akrab dengan manajemen peralatan dan fasilitas layanan kesehatan masyarakat primer merupakan nilai tambah
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Planning Assistant (1 Posisi)
- Pendidikan minimal gelar Sarjana (S1) di bidang Kesehatan Masyarakat, Bioteknologi, atau bidang kesehatan lainnya yang terkait.
- Lebih disukai memiliki pengalaman 1 tahun dalam proyek perencanaan.
- Memiliki pengalaman dalam mengelola hibah atau pinjaman internasional, khususnya di sektor kesehatan, dan bekerja dengan institusi pemerintah atau NGO.
- Akrab dengan manajemen peralatan dan fasilitas layanan kesehatan masyarakat primer merupakan nilai tambah.
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office.
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
2. Proyek InPULS
Finance Coordinator (1 Posisi)
- Memiliki gelar Magister (S2) jurusan apa pun.
- Memiliki satu gelar akademik, baik Sarjana (S1) atau Magister (S2) di bidang Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, atau bidang terkait lainnya.
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun dalam proyek keuangan.
- Lebih disukai memiliki pengalaman bekerja dengan institusi pemerintah, NGO, atau institusi internasional.
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office.
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
- Lebih disukai memiliki sertifikasi di bidang Keuangan.
Monev Coordinator (1 Posisi)
- Memiliki gelar Magister (S2) jurusan apa pun.
- Setidaknya satu gelar akademik, baik Sarjana (S1) atau Magister (S2), harus berada di bidang yang berhubungan dengan kesehatan.
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun dalam bidang pemantauan dan evaluasi.
- Memiliki pengalaman bekerja dengan institusi pemerintah, NGO, atau organisasi internasional lebih disukai.
- Akrab dengan peralatan laboratorium kesehatan publik dan manajemen fasilitas merupakan nilai tambah.
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office.
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Finance Assistant (3 Posisi)
- Pendidikan minimal gelar Sarjana (S1) di bidang Akuntansi, Ekonomi, Perbankan, Manajemen, atau bidang terkait lainnya.
- Lebih disukai memiliki pengalaman 1 tahun dalam proyek keuangan.
- Memiliki pengalaman bekerja dengan pemerintah, NGO, atau institusi internasional.
- Memiliki sertifikasi di bidang Keuangan (Brevet A/B/C) merupakan nilai tambah.
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office.
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Planning Assistant (2 Posisi)
- Pendidikan minimal gelar Sarjana (S1) di bidang Kesehatan Masyarakat, Bioteknologi, atau bidang kesehatan lainnya yang terkait.
- Lebih disukai memiliki pengalaman 1 tahun dalam perencanaan.
- Memiliki pengalaman dalam mengelola hibah atau pinjaman internasional, khususnya di sektor kesehatan, dan bekerja dengan institusi pemerintah, sektor swasta, atau organisasi internasional.
- Akrab dengan spesifikasi peralatan laboratorium kesehatan publik dan perencanaan fasilitas laboratorium merupakan nilai tambah.
- Mahir dalam operasional komputer, seperti Microsoft Office.
- Memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Informasi Pendaftaran
Kemenkes menegaskan bahwa hanya pelamar yang memenuhi kriteria dan lolos seleksi berkas yang akan dipanggil ke tahap berikutnya. Para kandidat terpilih tersebut nantinya bakal dihubungi secara resmi oleh panitia seleksi untuk melanjutkan proses rekrutmen.Setiap pendaftar diwajibkan memiliki kemampuan berkomunikasi dalam dua bahasa serta mahir mengoperasikan perangkat lunak perkantoran. Melalui tautan s.kemkes.go.id/RecruitmentPMUSOPHI-InPULS yang telah disediakan, seluruh masyarakat yang berminat dapat segera mengakses proses pendaftaran secara daring.
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai lowongan kerja proyek SOPHI dan InPULS 2026. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News