Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi (Dok. pexels)
Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi (Dok. pexels)

Kemenkes Buka Bantuan Biaya Afirmasi untuk Maba Pendidikan Dokter, Cek Syarat dan Komponen

Renatha Swasty • 09 Oktober 2026 08:21
Ringkasnya gini..
  • Kemenkes membuka pendaftaran Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi Tahun 2026 secara online via portal SIBK.
  • Program bantuan ini mencakup biaya pendidikan (UKT/BOP/SPI) serta biaya pendukung berupa uang saku, buku, dan penelitian.
  • Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dibuka hingga 9 Oktober 2026 dengan kewajiban masa pengabdian setelah lulus.
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka pendaftaran Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi Tahun 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Seluruh proses pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan (SIBK).

Program ini merupakan salah satu upaya Kemenkes mendukung pemenuhan, pemerataan, dan peningkatan kualitas tenaga medis di Indonesia. Peserta yang mendapatkan bantuan juga diwajibkan menjalankan masa pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan. Melansir laman resmi SIBK Kemenkes, berikut informasi lengkapnya.

Kriteria Pendaftar Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi 2026

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Mahasiswa atau peserta didik baru pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027; atau
  3. Mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan (on going) maksimal dua semester sebelum masa studi berakhir sesuai kurikulum
  4. Mahasiswa program studi Kedokteran atau Kedokteran Gigi dari perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Kemenkes
  5. Bersedia menjalankan masa pengabdian sesuai ketentuan yang berlaku.

Syarat Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi 2026

Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:
  1. Memiliki BPJS Kesehatan aktif saat proses seleksi administrasi
  2. Berbadan sehat dan bebas dari narkoba
  3. Memiliki surat keterangan sebagai peserta didik aktif Pendidikan Dokter atau Dokter Gigi dari perguruan tinggi
  4. Mengunggah surat pernyataan komitmen yang telah ditandatangani di atas meterai Rp10.000
  5. Memiliki surat kesediaan pelaksanaan pendayagunaan dari kepala dinas kesehatan kabupaten/kota
  6. Memiliki surat izin dari orang tua/wali/suami/istri yang ditandatangani di atas meterai Rp10.000
  7. Tidak sedang menerima atau akan menerima bantuan pendidikan lain yang berpotensi menyebabkan duplikasi pendanaan
  8. Tidak mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai penerima bantuan
  9. Bersedia menyelesaikan pendidikan sesuai masa tempuh kurikulum dan ketentuan Kemenkes

Dokumen yang Harus Diunggah

Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta harus menyiapkan dokumen berikut:
  1. Pas foto terbaru dengan latar belakang merah
  2. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba beserta hasil laboratorium
  3. Surat keterangan sebagai peserta didik aktif dari institusi pendidikan
  4. Kartu Hasil Studi (KHS) semester sebelumnya bagi mahasiswa on going
  5. Surat pernyataan komitmen calon peserta
  6. Surat pernyataan kesediaan pelaksanaan pendayagunaan dari kepala dinas kesehatan kabupaten/kota
  7. Surat izin orang tua/wali/suami/istri
  8. Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dari aplikasi Mobile JKN

Komponen Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi 2026

Bantuan pendanaan dari Kemenkes mencakup sejumlah komponen biaya pendidikan dan biaya pendukung selama menjalani studi.

Untuk biaya yang dibayarkan langsung kepada perguruan tinggi, bantuan meliputi:
  1. Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
  2. Dana Pengembangan (DP)
  3. Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI)
  4. Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau istilah lain yang sejenis
  5. Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
Biaya yang dibayarkan langsung kepada peserta, meliputi:
  1. Biaya hidup dan biaya operasional
  2. Biaya buku dan referensi
  3. Biaya penelitian atau skripsi (diberikan 1x selama masa pendidikan)

Jadwal Pendaftaran Bantuan Kemenkes 2026

Pendaftaran dan seleksi berlangsung mulai September hingga November 2026. Berikut jadwal lengkapnya. 
  1. Sosialisasi pendaftaran: 28 September 2026
  2. Pendaftaran, pembuatan akun, dan unggah dokumen: 28 September-9 Oktober 2026
  3. Verifikasi berkas oleh Dinas Kesehatan Provinsi: 30 September-12 Oktober 2026
  4. Verifikasi oleh panitia seleksi pusat: 12-14 Oktober 2026
  5. Verifikasi dokumen oleh institusi pendidikan: 14-16 Oktober 2026
  6. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Oktober 2026
  7. Tes wawancara: 26-30 Oktober 2026
  8. Pengumuman hasil seleksi: 5 November 2026
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui SIBK Kemenkes.

Cara Daftar Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi

Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan, pendaftaran dilakukan melalui portal SIBK Kemenkes dengan tahapan:
  1. Membuat akun atau melakukan login di SIBK
  2. Memilih program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi
  3. Mengisi data pendaftaran
  4. Mengunggah seluruh dokumen persyaratan
  5. Memeriksa kembali kelengkapan data dan dokumen
  6. Mengirim pendaftaran untuk mengikuti proses seleksi.
Pendaftaran dan unggah dokumen hanya dibuka sampai 9 Oktober 2026. Pastikan dokumen telah sesuai dan memenuhi kriteria yang berlaku. (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan