Ilustrasi seleksi CPNS. DOK KemenPAN-RB
Ilustrasi seleksi CPNS. DOK KemenPAN-RB

Rekomendasi Tes CPNS 2026! Kementerian Sepi Peminat Cek Daftarnya di Sini!

Ilham Pratama Putra • 06 Maret 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • CPNS 2026 belum diumumkan
  • Tapi kamu bisa memetakan formasi yang akan dipilih
  • Prediksi CPNS sebelumnya, Kemenko PMK jadi Kementerian dengan peminat paling sepi
Jakarta: Kabar terbaru atau update pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 banyak dicari publik. Apalagi pada tahun 2025 lalu tidak ada perekrutan CPNS sepanjang tahun.
 
Masyarakat mulai mempertanyakan apakah ada pendaftaran CPNS 2026. Nah, speerti apa pendaftaran CPNS 2026? Simak info berikut ini ya sobat Medcom!
 
Badan Kepegawaian Negara (BKN) ataupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) belum memberikan pengumuman resmi terkait CPNS 2026 tersebut. Hanya saja terdapat peluang terhadap pembukaan CPNS 2026.

Peluang itu mengemuka setelah Menteri PANRB, Rini Widyanti menyingungg kebutuhan freshgraduate atau lulusan baru pada perekrutan CPNS berikutnya. Namun, pihaknya kini masih fokus menyelesaikan persoalan tenaga honorer.
 
Baca juga: Update Pendaftaran CPNS 2026, Ini Bocoran dari KemenPAN-RB

"Kemarin kan kita memang banyak fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer. Ke depannya saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi," kata Rini di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Kamis 17 Desember 2025.
 
Dengan begitu, hingga saat ini, belum ada pengumuman final mengenai waktu pendaftaran. Termasuk informasi jumlah formasi, maupun detail tata cara seleksi.
 
Status Perencanaan dan Prediksi Kebijakan
 
Fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2024. Pembahasan kuota dan mekanisme CPNS 2026 akan dilakukan setelah proses tersebut tuntas.
 
Berdasarkan Buku Nota Keuangan II Tahun 2026, formasi ASN tahun depan akan berpedoman pada kebijakan zero growth dan minus growth. Zero growth berarti penerimaan pegawai baru disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun, sedangkan minus growth berarti penerimaan pegawai baru lebih sedikit dibandingkan jumlah yang berhenti.
 
Melansir dari laman KPU Papua Pegunungan, kebijakan ini menunjukkan bahwa rekrutmen akan dilakukan dengan prinsip efisiensi ketat sesuai kebutuhan riil instansi pemerintah.

Prediksi Formasi CPNS 2026

Meskipun belum diumumkan resmi, sejumlah prediksi menunjukkan bahwa kebutuhan ASN tahun 2026 diperkirakan mencapai ratusan ribu formasi. Formasi diperkirakan akan diprioritaskan untuk bidang-bidang strategis, antara lain:
  • Pendidikan (guru, dosen, dan tenaga kependidikan)
  • Kesehatan (dokter, perawat, tenaga medis)
  • Teknis Pelayanan Publik dan Administrasi Pemerintahan
Untuk lulusan SMA/SMK, peluang tetap terbuka melalui formasi teknis non-gelar seperti petugas pemasyarakatan, pengamat gunung api, petugas BMKG, petugas karantina, serta sejumlah posisi satpam dan layanan publik di tingkat pusat maupun daerah.
 
Meski begitu, tak ada salahnya kamu mulai mempersiapkan diri untuk CPNS 2026. Salah satunya dengan mengukur peluang di sejumlah kementerian, lembaga, badan maupun instansi.
 
Berdasarkan perekrutan CPNS 2024, terdapat sejumlah kementerian yang memberikan peluang lolos besar. Hal itu dikarenakan kementerian tersebut sepi peminat.
 
Baca juga: PPPK Bisa Naik Jadi PNS, Begini Caranya!

Apa saja kementerian paling sepi peminat dalam pendaftaran CPNS 2024? Berikut daftarnya untuk prediksi kementerian sepi peminat pada CPNS 2026:

Prediksi CPNS 2026 Kementerian Sepi Peminat 

  • Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK): 65 formasi, 380 pendaftar.

  • Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB): 61 formasi, 440 pendaftar.
  • Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Setjen Komnas HAM): 38 formasi, 459 pendaftar.
  • Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN): 500 formasi, 486 pendaftar.
  • Sekretariat Jenderal MPR (Setjen MPR): 25 formasi, 505 pendaftar.
  • Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP): 53 formasi, 842 pendaftar.
  • Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Pertahanan Nasional (Setjen WANTANNAS): 64 formasi, 885 pendaftar.
  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT): 194 formasi, 972 pendaftar.
  • Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (Setjen Komisi Yudisial): 145 formasi, 1.034 pendaftar.
  • Badan Informasi Geospasial (BIG): 82 formasi, 1.184 pendaftar.
Nantinya pendaftaran CPNS maupun PPPK akan dibuka secara resmi melalui portal sscasn.bkn.go.id. Apa saja yang perlu dipersiapkan saat mendaftar? Yuk simak lengkapnya di sini!

Cara Membuat Akun  SSCASN Online

Tahapan pendaftaran seleksi CPNS 2024 dilaksanakan secara online melalui  laman SSCASN BKN di sscasn.bkn.go.id. Untuk dapat mendaftar calon pelamar harus memiliki akun SSCASN.
 
Sambil menunggu waktu pendaftaran dibuka, calon pelamar yang belum memiliki akun bisa menyimak cara membuat akun SSCASN berikut ini:
  • Buka laman sscasn.bkn.go.id;
  • Pilih menu “Buat Akun”, maka akan muncul tampilan “Langkah 1: Pengecekan Identitas”;
  • Kemudian, masukkan sesuai KTP data-data berikut: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, Nama Lengkap, Tempat Lahir, dan Tanggal Lahir;
  • Ketikkan Nomor Handphone dan Email Pribadi yang aktif;
  • Masukkan kode CAPTCHA;
  • Selanjutnya, klik “Lanjutkan”;
  • Setelah klik “Lanjutkan” akan muncul tampilan “Langkah 2: Lengkapi Data”;
  • Untuk melengkapi data ini, masukkan e-mail, nama tanpa gelar (sesuai Ijazah), tempat lahir (sesuai KTP), Kab/Kota lahir (sesuai Ijazah), dan Tanggal lahir (sesuai Ijazah);
  • Pilih “Jenis Kelamin”;
  • Unggah foto scan KTP;
  • Unggah swafoto sesuai dengan ketentuan;
  • Klik “Lanjutkan” dan akan muncul tampilan “Langkah 3: Pengecekan Ulang Data”;
  • Pendaftar harus melakukan pengecekan ulang terhadap data-data yang sudah ada dan dimasukkan;
  • Sebelum akhiri proses pendaftaran akun, pelamar akan ditanyakan kembali, apakah data yang diinput sudah sesuai atau belum;
  • Jika sudah sesuai, cetak kartu informasi akun;
  • Pilih menu “Cetak Informasi Pendaftaran”;
  • Setelah mencetak Kartu Informasi Akun, lanjutkan dengan proses “Login Pendaftaran"

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan