Hal ini merupakan respons cepat pemerintah memperkuat garda terdepan pengawasan wilayah pabean Indonesia. Purbaya menekankan kebutuhan tenaga kerja di level operasional sudah sangat mendesak.
Ia menyoroti pentingnya keberadaan personel yang siap terjun langsung ke lapangan untuk menangani teknis kepabeanan dan cukai yang makin kompleks. Purbaya mengakui rencana rekrutmen ini sempat mengalami penundaan selama beberapa bulan.
Namun, mengingat urgensi penguatan kinerja di titik-titik perbatasan dan pelabuhan, ia menginstruksikan jajarannya untuk segera mengeksekusi program tersebut tanpa menunda lebih lama lagi.
“Kalau di (Kementerian) Keuangan sendiri kita enggak lama, seperti saya bilang dulu kan buka di Bea Cukai untuk 300 lulusan SMA. Sudah berapa bulan ini enggak jadi-jadi. Saya bilang, eksekusi saja karena saya perlu orang juga yang level pekerjanya betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka," beber Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta dikutip dari laman Antara, Jumat, 10 April 2026.
Posisi teknis lapangan bagi lulusan SMA nantinya difokuskan pada peran-peran pendukung operasional yang membutuhkan ketangkasan fisik dan kedisiplinan tinggi. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap arus barang masuk dan keluar serta optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai.
Sejalan dengan rekrutmen di Bea Cukai, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara nasional. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memberikan sinyal kuat pemerintah akan membuka sekitar 160 ribu formasi CPNS pada tahun 2026.
Angka tersebut merujuk pada jumlah pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun pada tahun 2025. Terkait kesiapan anggaran untuk perekrutan massal ini, Purbaya menegaskan anggaran bukan menjadi penghalang utama.
“CPNS ada wewenangnya di Menpan RB. Namun dari sisi kami, anggaran harusnya ada dan sudah disiapkan,” ujar Purbaya. (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News