Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Program KUR UMKM Terbukti Perluas Lapangan Pekerjaan

Citra Larasati • 18 Januari 2026 21:18
Jakarta: Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menunjukkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru. Sepanjang tahun 2025, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil menyalurkan KUR senilai Rp40,99 triliun kepada 355.658 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah.
 
Capaian tersebut dinilai memperkuat kontribusi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menegaskan bahwa penyaluran KUR tidak semata berorientasi pada pembiayaan, tetapi juga pada upaya pemberdayaan pelaku usaha.
 
Menurutnya, akses permodalan yang inklusif menjadi kunci bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha dan menyerap tenaga kerja. “Melalui akses modal yang lebih luas, Bank Mandiri ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing,” ujar Riduan dalam keterangan resminya, dikutip Minggu, 18 Januari 2026.

Penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang 2025 selaras dengan fokus pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis sektor produktif. Hal tersebut tercermin dari dominasi pembiayaan ke sektor produksi yang mencapai 61,54 persen atau setara Rp25,13 triliun dari total KUR yang disalurkan. Sektor ini dinilai memiliki daya ungkit tinggi terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
Sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional menjadi penerima pembiayaan terbesar dengan nilai Rp12,75 triliun atau 31,23 persen dari total penyaluran KUR. Selain itu, sektor jasa produksi memperoleh pembiayaan sebesar Rp8,76 triliun atau 21,45 persen, sektor industri pengolahan Rp3,03 triliun atau 7,43 persen, serta sektor perikanan sebesar Rp562 miliar atau 1,38 persen.
 
Distribusi pembiayaan ini menunjukkan keberpihakan terhadap sektor-sektor yang memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal. Riduan menambahkan bahwa Bank Mandiri berkomitmen menjaga kualitas penyaluran KUR melalui pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem.
 
Pendekatan ini terintegrasi dengan nasabah wholesale, khususnya pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai wilayah. “Melalui skema pembiayaan yang berkelanjutan ini, Bank Mandiri berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, terutama di sektor produksi,” katanya.
 
Ke depan, Bank Mandiri menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR pada 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan strategi pembiayaan berbasis ekosistem dan sinergi Mandiri Group yang terintegrasi. Riduan meyakini, UMKM yang semakin tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas serta menjadi fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan