Universitas Brawijaya. Foto: Dok Humas UB.
Universitas Brawijaya. Foto: Dok Humas UB.

Teknik Sipil UB Borong 6 Penghargaan di Kompetisi Jembatan Indonesia

Antara • 11 November 2021 16:17
Malang: Tim Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) memborong enam penghargaan di ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2021. Ajang ini diselenggarakan kampus Politeknik Negeri Pontianak, 4-7 November 2021.
 
Anggota Tim KJI Teknik Sipil B, Adi Julianto mengatakan di ajang tersebut, FT UB menurunkan dua tim, yakni Tim Ditrikarsa di Jembatan Model Baja dan Tim Danasura pada Jembatan Model Pelengkung.
 
"Kami berhasil mengungguli tim dari perguruan tinggi se-Indonesia dengan membawa enam penghargaan. Untuk meraih semua ini, kami melakukan persiapan selama empat bulan untuk mengikuti acara tahunan Puspernas ini," kata Adi, mengutip Antara, Kamis, 11 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim Ditrikarsa beranggotakan Adi Julianto dan Putri Patricia, dibimbing oleh Eko Andi Suryo. Sedangkan, Tim Danasura di bawah bimbingan Christin Remayanti beranggotakan Shella Amalia dan Deanna Ramadhani.
 
Adi menerangkan, setiba di Pontianak, tim langsung mempresentasikan jembatan garapannya di depan para juri pada tanggal 5 November 2021. Kompetisi Cabang Jembatan Model Pelengkung dilaksanakan pada Sabtu, 6 November 2021, dan cabang Jembatan Model Baja pada keesokan harinya.
 
Baca: Kris Sujatmoko, Dosen Telkom University Jadi Visionary Educator 2021
 
Pada kategori Jembatan Model Rangka Baja, Tim Ditrikarsa, merakit Jembatan Endaru dengan cekatan dan terampil hanya dalam waktu 53 menit 20 detik. Sedangkan Tim Jembatan Model Pelengkung, Tim Danasura, merakit Jembatan Samahita dalam waktu 51 menit. Kedua tim ini berhasil melakukan perakitan tercepat di antara universitas lainnya.
 
Pada KJI ke-16 ini, Tim Teknik Sipil FT UB berhasil memenangkan enam penghargaan. Tim Ditrikarsa (Cabang Jembatan Model Baja) meraih Juara Harapan 3 Cabang Jembatan Model Baja dan Juara Kategori Jembatan Terindah serta Kategori Kesesuaian Implementasi dengan Desain.
 
Sedangkan, Tim Danasura (Cabang Jembatan Model Pelengkung) menyabet Juara 2 Cabang Jembatan Model Pelengkung dan Juara Kategori Jembatan Terindah, dan Juara Kategori Kesesuaian Implementasi dengan Desain. Lebih lanjut, Adi menyampaikan apresiasinya kepada crew, dosen pembimbing, dan semua pihak yang telah membantu.
 
"Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu kami. Semoga capaian ini dapat memotivasi adik-adik maupun pejuang prestasi yang ingin mengikuti kompetisi di tahun berikutnya, sehingga dapat mempertahankan nama baik almamater," ucapnya.
 
Baca: UI dan UB Buntuti UGM dalam Daftar Kampus Terbaik Indonesia Versi UniRank
 
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Sipil UB Ir. Alwafi Pujiraharjo menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh perwakilan yang berangkat ke Pontianak. Keberhasilan ini disebut membuat sivitas akademika Teknik Sipil UB kembali percaya diri.
 
"Menyaksikan prosesnya, saya melihat sendiri cara kerja mahasiswa sipil yang kompak, sopan, teratur dan betapa besar semangat dan mental juaranya,” ujarnya.
 
Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) merupakan kompetisi teknik sipil paling bergengsi di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
 
Tema kompetisi yang diangkat dalam KJI 2021 adalah 'Berkarya di Tengah Pandemi untuk Jembatan yang Kokoh dan Indah'.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif