Andri Saputra, Mahasiswa Aktuaria ITB. Foto: Dok. ITB
Andri Saputra, Mahasiswa Aktuaria ITB. Foto: Dok. ITB

Kisah Andri Saputra, Patahkan Stigma Lulusan SMK 'Enggak Mungkin' Masuk ITB

Citra Larasati • 07 Juli 2022 19:27
Jakarta:  Menjadi mahasiswa di kampus Insitut Teknologi Bandung (ITB) menjadi impian bagi sebagian pelajar yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.  Tiap mahasiswa memiliki cerita uniknya sendiri mengenai jatuh bangun hingga berhasil mendapatkan status mahasiswa kampus teknik tertua di Indonesia ini.
 
Tidak terkecuali bagi Andri Saputra yang kini menjadi mahasiswa Aktuaria di ITB.  Sebelum menembus Fakultas MIPA ITB, Andri merupakan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Administrasi Perkantoran.  Pemuda asal Jakarta ini ini merupakan lulusan SMKN 42 Jakarta tahun 2019.
 
Bungsu dari 6 bersaudara ini menyadari bahwa jalur pendidikannya dari SMK yang mendaftar di ITB terbilang tidak mainstream. Namun, Andri memiliki alasan yang kuat untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebenarnya masuk SMK itu bukanlah pilihan saya sendiri. Itu merupakan saran dan permintaan almarhumah ibu saya. Beliau dulu menginginkan saya masuk ke SMK dengan alasan agar saya bisa siap bekerja dengan ijazah tersebut, karena memang kondisi keluarga kami yang tidaklah pasti dapat membiayai saya kuliah,” beber Andri dilansir dari laman ITB, Kamis, 7 Juli 2022.
 
Kemudian ia juga menjelaskan alasannya memilih FMIPA.  "Dari kecil, saya memang sudah sangat menyukai matematika. Saya selalu belajar matematika dan mengerjakan soal adalah kesenangan saya,” ucapnya.
 
Namun Andri mengakui, jika ia memang memiliki hobi mata pelajaran yang ada unsur berhitungnya.  Andri yang pernah menjadi tutor di salah bimbel di Jakarta setelah lulus ini pun mencoba mematahkan stigma, bahwa lulusan sulit menembus kampus teknik.
 
“Teman-teman dan guru-guru dulu juga banyak yang bilang bahwa mana bisa siswa SMK seperti saya ini bisa masuk ke universitas sekelas ITB, apalagi ke fakultas seperti FMIPA. Saya paham maksud mereka tidaklah buruk, namun pada saat itu saya jadi kian membulatkan tekad untuk membuktikan bahwa keinginan saya dapat dicapai,” ucapnya.
 
Ketika ditanya pesan apa yang akan disampaikan pada adik kelasnya di SMK yang bercita-cita sama dengannya, Andri dipenuhi semangat dan keyakinan untuk membantu mereka dengan pengalamannya.
 
“Pesan saya untuk teman-teman yang ada di bangku SMK dan bercita-cita masuk ITB, intinya jangan kecil hati. Apalagi bila jurusan/fakultas yang kalian incar di sini ada hubungan dengan jurusan SMK kalian. Memang untuk mengejar SBMPTN dari SMK akan sulit, namun kita harus bisa optimis dan fokus pada impian kita. Belajar terus, jangan minder untuk ikut tutor atau bimbel, percaya diri dan yakin selalu,” tutup Andri.
 
Baca juga: Keren, Mahasiswa ITB Sabet Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif