Keren! Guru Madrasah Ciptakan Aplikasi Anti Bolos
Guru Madrasah Tsanwiyah (MTs) At-Taqwa 03 Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Najib Yusuf. Foto: Medcom.id/Antonio
Bekasi:  Guru Madrasah Tsanwiyah (MTs) At-Taqwa 03, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Najib Yusuf, 29, menciptakan aplikasi anti bolos yang diberi nama Jetschool.  Aplikasi itu dapat membantu orangtua siswa untuk mengawasi anaknya melalui gawai.

"Orangtua siswa bisa langsung memantau kehadiran dan nilai anak di sekolah melalui gawai," kata Najib di Bekasi, Senin, 7 April 2018.


Menurut Najib, keberhasilan pendidikan akan tercipta jika orang tua, guru dan siswa bersinergi. Untuk itu, ia bersama sejumlah rekannya membuat aplikasi berbasis sistem manajemen sekolah terintegrasi, Jetschool.

Ada delapan aplikasi di Jetschool yaitu Jetoffice, Jetpay, Jetlib, Jetexam dan Jetreport. Kemudian, Jetschool parent, Jetschool teacher dan Jetschool student.

Ada tiga aplikasi yang bisa diunduh melalui gawai. Untuk siswa, dapat mengunduh Jetschool student, untuk orang tua, Jetschool parent sedangkan untuk guru Jetschool teacher.

Semuanya terintegrasi. Akun orangtua, siswa dan guru berbeda. Tidak bisa sama, untuk mengaksesnya pun tidak bisa sembarangan.

Dengan aplikasi tersebut, orangtua dapat lebih  terlibat dalam pendidikan anak dari hari ke hari hanya melalui gawai.  “Kita lihat selama ini orang tua hanya melihat nilai anak enam bulan sekali saat pembagian rapor. Dengan sistem yang kita buat ini kita harapkan bisa lebih sering, bisa lebih cepat,” kata

Untuk absensi siswa juga demikian. Siswa hanya tinggal absen di finger print yang ada di sekolah. Jika sudah absen, notifikasi langsung masuk ke gawai orang tua.

“Jadi hadir dan tidaknnya pelajar bisa langsung diketahui,”ujar pria yang juga memiliki latar belakang pekerjaan di bidang IT ini.

Ia menjelaskan, orang tua juga bisa menyampaikan permohonan izin ketidakhadiran siswa ke sekolah. Hal itu dilakukan dengan mengisi formulir serta melampirkan foto kondisi anak melalui aplikasi.

"Guru yang bersangkutan dengan bidang tersebut atau yang mengajar anak hanya tinggal menyetujui atau tidak melalui aplikasi," jelas Dia.

Selain di MTs tersebut, Jetschool sudah dipakai di salah satu tempat bimbingan belajar di Bekasi. Pada bulan Juni mendatang sudah ada 6 sekolah di Bekasi dan Jakarta yang akan mulai menggunakannya.

Ketika menggunakan aplikasi Anti Bolos, sekolah dapat mengajukan ke pihaknya. Pembayarannya sesuai dengan jumlah siswa. Satu siswa, Rp. 12.500 per bulan untuk berlangganan aplikasi tersebut. Peralatan seperti finger print,serverdan juga operator aplikasi  akan disediakan pihaknya tanpa tambahan biaya.

Najib berharap, seluruh sekolah menggunakan aplikasi tersebut agar orang tua benar-benar terlibat dalam pendidikan anak. Karena, menurut dia, pendidikan paling penting berada di dalam keluarga

“Walaupun dititipkan ke sekolah, tapi tetap keluarga mendampingi. Kita ingin membantu mereka dalam proses pendampingan itu lebih cepat. Kita juga ingin sekolah memiliki sistem yang lebih cepat, lebih akuntabel,” tutupnya.


Tunjukkan Aplikasi : Guru Madrasah Tsanwiyah (MTs) At-Taqwa 03 di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Najib Yusuf, 29, menunjukkan aplikasi yang ia buat bersama dengan rekan-rekannya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id