Syifa Nur Aini. Foto: Bangkit
Syifa Nur Aini. Foto: Bangkit

Dari Driver Ojek Online Kini Syifa Menjadi IT Manager

Citra Larasati • 20 Agustus 2022 12:09
Jakarta:  Syifa Nur Aini, 25 tahun adalah salah satu perempuan lulusan program Bangkit 2021 asal Bekasi, Jawa Barat yang juga alumnus Universitas Bakrie, jurusan Teknik Informatika. Sebagai anak pertama dan memiliki dua adik, Syifa mengemban tanggung jawab dengan menjadi driver GoJek sambil berkuliah.
 
Kegiatan menjadi driver GoJek ini sempat menghambat masa studinya menjadi lebih lama dari biasanya, karena tidak bisa mengambil SKS sebanyak teman-temannya. Hal ini tidak menjadi halangan karena ia masih bersemangat untuk bekerja di bidang IT dengan mengikuti kelas Bangkit di tengah kesibukannya. 
 
“Biasanya, saya bangun pukul 5 pagi untuk menjadi mitra ojek online, setelahnya mengikuti kegiatan di kampus atau mengikuti kelas Bangkit. Kemudian dari jam 5 sore sampai jam 11 malam, saya bekerja sebagai IT Support paruh waktu di Trapo, Indonesia. Saya enggak malu, justru senang bisa membantu keluarga dan belajar banyak dari kegiatan yang padat,"  ungkap Syifa dalam siaran persnya, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Program Bangkit

Di program Bangkit, Syifa memilih kelas Machine Learning dengan capstone project membuat perangkat identifikasi tingkat kematangan buah dan lulus mendapatkan sertifikasi TensorFlow Developer. Setelah lulus dari Bangkit tahun lalu, kini Syifa berprofesi sebagai IT Manager di Trapo Indonesia, perusahaan aksesori mobil yang sayap usahanya sampai Asia Tenggara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak hasil pembelajaran selama satu semester dari Bangkit yang mendukung karier Syifa saat ini. Mulai dari soft skills seperti beradaptasi, komunikasi profesional, kepemimpinan, terutama mengatur waktu, karena para peserta dituntut untuk terus mencoba sebelum mengatakan 'Saya tidak bisa melakukannya'.
 
Selain itu juga hard skills seperti cara menangani proyek dan menguji software.  Syifa berpesan, jangan pernah membatasi diri untuk belajar dan berkarier di bidang teknologi meskipun perempuan, tetap harus memberikan kontribusi terbaik bagi bidang teknologi Indonesia.
 
Program Bangkit merupakan salah satu model pembelajaran Kampus Merdeka yang dirancang melalui kolaborasi Google sebagai pelaku teknologi global, unicorn dan decacorn dalam negeri bersama perguruan tinggi.
 
Program ini juga bekerjasama dengan Universitas Stanford melalui program University Innovation Fellow. Peserta-peserta terbaik nantinya berkesempatan untuk mengikuti program internship dari Stanford University.

Berikut Tips Syifa, Bagi Perempuan yang Ingin Berkarier di Bidang Teknologi:

  1. Memiliki rasa percaya diri yang tinggi
  2. Harus bisa belajar cepat seiring berkembangnya teknologi
  3. Memiliki komitmen tinggi
  4. Menjadi problem solver
  5. Jangan mudah menyerah
Baca juga:  Kisah Fardita dan Agung, Mahasiswa Baru Terjauh dan Termuda di ITERA

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif