Rektor IPB, Arif Satria, Medcom.id/Rizky Dewantara.
Rektor IPB, Arif Satria, Medcom.id/Rizky Dewantara.

Rektor IPB: Lebaran Momen Kumpul dengan Si Sulung dari Amerika

Pendidikan Pendidikan Tinggi Ramadan 2019
Citra Larasati • 04 Juni 2019 13:11
Jakarta: Hari Raya Idulfitri menjadi saat yang dinanti-nanti bagi umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali bagi keluarga Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria. Terlebih dalam dua tahun belakangan, Idulfitri semakin dinanti, karena menjadi momen berkumpul dengan si sulung yang sejak 2017 menuntut ilmu di Amerika Serikat (AS).
 
"Welcome home, Kakak," tulis Arif dalam sebuah foto di Instagram Story yang diunggahnya di akun @arifsatria10, Senin, 3 Juni 2019.
 
Dalam foto tersebut, Arif beserta istri dan putri keduanya (Anin) terlihat tengah menjemput Zafran Akhmadery Arif, putra sulungnya yang baru kembali dari Amerika Serikat untuk menikmati libur Idulfitri dan musim panas di Tanah Air. "Iya putra sulung saya, Zafran Akhmadery Arif kemarin kembali dari Amerika untuk liburan Idulfitri dan summer di Tanah Air," ujar Arif saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 4 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:IPB Bidik Masuk 500 PT Dunia di 2019
 
Setidaknya dua kali dalam satu tahun, kata Arif, si sulung yang juga menjadi President Permias (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat) di Pullman inimenyempatkan untuk pulang ke Indonesia, yakni saat Lebaran dan setiap Desember. Arif menuturkan,Zafran tengah menempuh studi S1 Actuarial Science di Washington State University US.
 
"Tentu sebuah kebahagiaan putra saya bisa kembali ke Tanah Air untuk berkumpul bersama keluarga di Bogor," terang Arif.
 
Arif kembali bercerita, bahwa Zafran saat ini tinggal di Pullman, Washington, AS. Zafran tinggal di masjid, sekaligus menjadi marbut di masjid tersebut.
 
"Karena kebetulan ada yang kosong dan memerlukan orang yang bisa bantu mengurusi masjid bersama teman lainnya," ujar Ketua Terpilih Forum Rektor Indonesia (FRI) periode 2020-2021.
 
Idulfitri tahun ini, Arif sekeluarga memutuskan untuk berlebaran di Bogor, dan tidak mudik ke Pekalongan dan Klaten, Jawa Tengah seperti biasanya. "Iya, biasanya ada tradisi mudik. Namun lebaran ini saya tidak pulang kampung karena baru saja keluar dari Rumah Sakit. Kebetulan juga besok akan memberikan khotbah sholat Idulfitri di kampus IPB Baranangsiang," terangnya.
 
Karena tidak mudik tersebut, kata Arif, otomatis ia tidak bisa menikmati masakan kesukaan yang biasa dibuatkan ibundanya, yakni lontong opor ayam. "Karena saya enggakpulang, maka istri saya yang akan masak di rumah.Sambal goreng ati, sayur lodeh terong dan opor ayam, itu menu favorit saya sejak kecil," sebut Arif.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif