Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah

BMPS Minta Guru PPPK Sekolah Swasta Ditempatkan di Sekolah Asal

Pendidikan Guru Guru PPPK Seleksi PPPK Guru PPPK Kemendikbud Guru Swasta
Antara • 10 Januari 2022 10:24
Jakarta: Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Ki Dr Saur Panjaitan meminta guru swasta yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat ditempatkan di sekolah asal. Jangan ditempatkan di sekolah negeri.
 
"Kami meminta pemerintah menempatkan guru swasta yang lolos seleksi PPPK ditempatkan di sekolah asal, yakni sekolah swasta, bukan sekolah negeri yang menyebabkan sekolah swasta kekurangan tenaga pendidik," ujar Saur dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.
 
Dia menambahkan jika kebijakan itu diterapkan, tidak akan ada pihak yang dirugikan. Sebab, guru yang lolos PPPK meningkat kesejahterannya. Yayasan penyelenggara terbantu untuk meningkatkan mutu sekolahnya dan guru PPPK dapat jadi perpanjangan pemerintah untuk menyukseskan program Merdeka Belajar sebagai Guru Penggerak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal itu akan berdampak positif dengan meningkatnya kualitas sekolah swasta dan peserta didik yang merupakan anak bangsa yang dikelola swasta mendapat pendidikan dari guru-guru yang baik," terang dia.
 
Baca: Guru Swasta Jadi PPPK, BMPS Menyatakan Resah dan Terganggu
 
Ia mengaku prihatin dan kecewa, karena ternyata guru sekolah swasta yang lulus PPPK justru ditempatkan di sekolah negeri. Kebijakan itu menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, khususnya yayasan-yayasan sebagai penyelenggara sekolah swasta.
 
Dari beberapa daerah juga melaporkan ada sekolah sampai kehilangan belasan guru terbaiknya, misalnya 11 orang guru SMK PGRI 2 Kediri dan masih banyak sekolah swasta lainnya. BMPS, kata dia, mengalami kerugian, karena kehilangan guru-guru terbaik, potensial, dan tersertifikasi, yang selama ini telah dibina dengan baik oleh yayasan. 
 
"Untuk mencari penggantinya tidaklah mudah, sehingga dikhawatirkan mengganggu proses belajar mengajar, karena tidak hanya guru, bahkan banyak kepala sekolah yang lolos menjadi PPPK," paparnya.
 
Dampak program PPPK Guru tersebut, lanjutnya, merata menyasar sekolah swasta di seluruh Indonesia. Tidak hanya di daerah, tetapi juga di wilayah perkotaan.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif