Peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 149/VIII Kabupaten Tebo praktek membuat eco enzyme dari limbah rumah tangga.. Foto: Antara
Peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 149/VIII Kabupaten Tebo praktek membuat eco enzyme dari limbah rumah tangga.. Foto: Antara

Guru di Jambi Ajarkan Siswa Manfaatkan Sampah Jadi Eco Enzyme

Pendidikan daur ulang pengelolaan sampah
Antara • 23 Februari 2021 21:14
Jambi: Tenaga pendidik di Kabupaten Tebo, Jambi mengajarkan pelajar di daerah itu memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi 'eco enzyme'. Ini jadi salah satu cara membuat pembelajaran di masa pandemi lebih bermakna.
 
"Kegiatan pembelajaran selama pandemi dibuat agar lebih bermakna dan menekankan pada pendidikan kecakapan hidup yang diperlukan selama masa pandemi, seperti mengelola sampah selama belajar dari rumah," kata guru Sekolah Dasar Negeri 149/VIII Siti Mariyani, mengutip Antara, Selasa, 23 Februari 2021.
 
Siswa diberikan proyek atau kegiatan yang bisa memanfaatkan sampah yang ada di rumah. Kegiatan yang biasanya memanfaatkan sampah menjadi kompos dan karya kreasi lainnya, sedikit terhambat karena selama pandemi siswa hanya belajar dari rumah dan interaksi yang sedikit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, kegiatan pembuatan kompos dan karya kreasi lainnya memerlukan waktu yang lama dan rumit untuk dilaksanakan di tengah pandemi saat ini. Untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan, langkah yang paling strategis adalah melalui pendidikan.
 
Baca: 12 Siswa SD di Ternate Terpapar Covid-19 Usai Pembelajaran Tatap Muka
 
Siti meyakini sampah dapat merugikan bila tidak dikelola dengan baik, tetapi sampah akan memiliki sisi manfaat yang baik bagi manusia jika dikelola dengan baik. Maka diperlukan penanganan dan kesadaran untuk mengelolanya.
 
Oleh karena itu, siswa kelas 5A SD Negeri 149/VIII Muara Tebo berusaha mengolah sampah yang ada di lingkungan rumah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi mereka. Dengan memanfaatkan sampah limbah rumah tangga menjadi 'eco enzyme'.
 
"Siswa mengumpulkan sampah kulit buah yang ada di lingkungan sekitar, kegiatan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan kulit buah menjadi 'eco enzym'," jelas Siti.
 
Eco enzyme yang dibuat oleh peserta didik tersebut berguna untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dapat dimanfaatkan untuk bersih-bersih rumah sebagai deterjen, pengusir hama, sebagai pupuk organik dan lainnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif