Tanoto Facilitators Gathering (TFG) 2022. Foto: Dok TF
Tanoto Facilitators Gathering (TFG) 2022. Foto: Dok TF

Dirjen GTK: Guru Harus Terus Cari Ide Memecahkan Masalah di Kelas

Citra Larasati • 06 Juli 2022 08:41
Jakarta:  Tanoto Foundation melalui program PINTAR Penggerak menggelar Tanoto Facilitators Gathering (TFG) 2022. Program ini merupakan salah satu cara Tanoto untuk membantu para guru dan kepala sekolah mitra dalam mengembangkan diri. 
 
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril di sela-sela TFG 2022 berkesempatan berkunjung ke SMPN 3 Tapung, Kampar, Riau.  Menurut Iwan, fokus pendidikan adalah murid, maka guru harus selalu melakukan inovasi dan menambah pengalaman untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi murid.
 
"Ini artinya, guru harus bisa memahami karakteristik masing-masing anak didiknya, karena setiap anak itu unik.  Maka guru harus terus belajar, mencari ide untuk memecahkan masalah-masalah yang ditemukan di kelas," kata Iwan dalam siaran persnya, Rabu, 6 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akademisi dan praktisi pendidikan Anita Lie mengatakan, nilai-nilai dari Ki Hadjar Dewantara merupakan sumber inspirasi dari konsep Merdeka Belajar. “Merdeka Belajar ini bukan hanya sebuah program, tapi sebuah gerakan yang akan menjadi fondasi pendidikan di Indonesia,” terang Guru Besar Universitas Widya Mandala tersebut.   
 
Anita mengatakan, konsep ini sejalan dengan prinsip Ki Hadjar Dewantara, bahwa pendidikan yang berpusat pada siswa.  Hadir dalam Tanoto Facilitators Gathering 2022, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Anindito Aditono, Guru Besar Universitas Terbuka Tian Belawati, Psikolog Alexander Sriewijono dan Komika Sakdiyah Ma’ruf.
 
Profesionalisme dunia pendidikan menjadi faktor penentu yang penting bagi masa depan bangsa Indonesia. Untuk itu kapasitas dan kapabilitas guru atau pendidik harus selaras dengan pesatnya perkembangan zaman.
 
Hal ini menjadi fokus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui penguatan para guru dan kepala sekolah di Indonesia.  Salah satunya adalah melalui Program Organisasi Penggerak. 
 
Sejak 2021, Tanoto Foundation dipercaya menjadi mitra Kemendikbudristek untuk turut mendukung Program Organisasi Penggerak melalui jalur pendanaan mandiri, yang disebut Program PINTAR Penggerak. Program ini dijalankan di empat kabupaten, yakni Kampar (Riau), Muaro Jambi (Jambi), Tegal (Jawa Tengah), dan Kutai Barat (Kalimantan Timur).
 
Melalui Program PINTAR Penggerak, Tanoto memodelkan praktik baik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam literasi, numerasi dan sains di 263 SD dan SMP.  Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, kunci utama transformasi sistem pendidikan di Indonesia adalah kemauan pendidik untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
 
Dewan Pembina Tanoto Foundation, Belinda Tanoto mengungkapkan, peningkatan kualitas tenaga pendidik atau guru merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. “Karena itu, sejak 2018, Tanoto Foundation mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui Program PINTAR atau Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran,” kata Belinda.
 
Menurut Belinda, berdasarkan evaluasi dampak terhadap program PINTAR, pencapaian siswa di sekolah mitra cenderung stabil, meskipun dua tahun tidak bertatap muka karena pandemi covid-19.   Hal ini sangat dimungkinkan terjadi karena para guru menerapkan cara-cara baru atau melakukan inovasi dalam pembelajaran untuk mencegah learning loss selama pandemi. 
 
Melalui Program PINTAR, Tanoto Foundation melatih dan mendampingi kepala sekolah, guru, dan komite sekolah pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan dosen LPTK di 25 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur, Riau, Jambi, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah. Program ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 200 ribu siswa.
 
Baca juga: Sesjen Kemendikbudristek Lantik 42 Pejabat Administrator dan Fungsional

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif