Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah.
Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah.

Guru PPPK Bisa Direkrut Jadi Tenaga Profesional Pemerintahan

Pendidikan guru Kesejahteraan Guru Guru Honorer
Ilham Pratama Putra • 05 Januari 2021 14:54
Jakarta: Pemerintah akan melakukan rekrutmen satu juta guru melalui skema perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di 2021. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan perekrutan mereka berfokus pada peningkatan layanan publik.
 
"PPPK difokuskan pada peningkatan kualitas layanan publik dan profesionalisme, serta kinerja instansi pemerintah. Jadi PPPK ini bukan pegawai kontrak biasa," kata Bima dalam konferensi pers virtual melalui YouTube BKN, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Dia menyatakan, guru PPPK bukan tenaga kontrak biasa. Mereka adalah tenaga profesional yang direkrut negara dan memiliki fokus tugas yang berbeda dengan PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PNS difokuskan untuk pembuatan kebijakan melalui posisi manajerial," jelasnya.
 
Bima menjelaskan, di negara maju, sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) juga membagi menjadi PNS dan PPPK. Tenaga PPPK dikhususkan untuk merekrut tenaga profesional untuk formasi tertentu.
 
"Misalnya, kita butuh Guru Besar, dengan skema PPPK, bisa langsung rekrut dengan kualifikasi yang dibutuhkan, jadi tidak harus melalui dosen pertama, dosen muda, rektor," tuturnya.
 
Baca: Rekrutmen Guru PNS Berpeluang Dibuka Lagi pada 2022
 
Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2020, terdapat 147 jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK. Di antara 147 jabatan fungsional ini, didalamnya terdapat jabatan fungsional guru. Makanya, kebutuhan guru PPPK mendesak karena terjadinya kekosongan di banyak daerah.
 
Ia menambahkan, rekrutmen satu juta guru PPPK ini dilakukan untuk mengakomodasi permintaan menaikkan status guru honorer menjadi pegawai pemerintah. Permintaan itu datang dari pemerintah daerah.
 
"Banyak sekali pimpinan daerah atau Pejabat Pembina Kepegawaian yang menghendaki bahwa tenaga honorer guru dapat diangkat sebagai pegawai pemerintah. Jadi satu juta orang ini termasuk di dalamnya adalah tenaga honorer," kata Bima.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif