Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Gino Hadi
Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Gino Hadi

UNESCO: 1,6 Miliar Siswa dan 63 Juta Guru di Dunia Terdampak Pandemi

Pendidikan guru Virus Korona Pembelajaran Daring
Ilham Pratama Putra • 08 Oktober 2020 12:37
Jakarta: Pandemi virus korona (covid-19) membawa dampak yang besar bagi guru dan murid. Akibatnya dunia pendidikan mengalami krisis dalam menata generasi masa depan.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan, berdasarkan data UNESCO mengungkapkan jika murid akhirnya tidak bisa menikmati layanan sekolah seperti biasanya. Bahkan secara global terdapat 1,6 miliar murid tepaksa belajar dari rumah.
 
"UNESCO melaporkan hampir 1,6 miliar peserta didik terdampak dari penutupan sekolah," kata Nadiem dalam peringatan Hari Guru Sedunia yang digelar secara virtual, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu para guru juga tidak bisa melaksanakan kegiatan mengajar dengan maksimal. Bahkan secara global terdapat 63 juta guru yang tidak bisa melakukan kegiatan mengajar.
 
"Pandemi covid-19 juga berdampak bagi lebih dr 63 juta guru di seluruh dunia," kata terang Nadiem.
 
Baca juga:Nadiem Minta Guru Manfaatkan Pandemi Sebagai Laboratorium
 
Namun, terlepas dari fakta itu, Nadiem mengapresiasi peran sekolah di tengah pandemi. Satuan pendidikan di Indonesia khususnya, telah mampu berinovasi agar proses belajar mengajar dapat terus berlangsung.
 
"Kita masih melihat kiprah luar biasa dari para guru. Para guru dengan hati nurani, dengan segala keterbatasan memilih untuk melanjutkan mengajar. Bagaimanapun caranya daripada murid-muridnya sama sekali tidak mendapatkan pembelajaran," ucapnya.
 
Kepemimpinan para guru pada masa sulit ini, kesanggupan para guru untuk tetap menyiapkan masa depan bagi murid-muridnya merupakan suatu hal yang luar biasa. Nadiem berterima kasih kepada seluruh guru dan berharap semangat mereka tak pernah luntur.
 
"Terima kasih Saya ucapkan yang tak terhingga bagi Ibu dan Bapak guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi para murid. Ibu dan Bapak sekarang kita perlu berpikir jauh melompat dari masa pandemi," pungkas Nadiem.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif