Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Barry Fathahillah
Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: MI/Barry Fathahillah

Kemenag: Guru Madrasah Jadi Bagian Penting Penguatan Moderasi Beragama

Citra Larasati • 05 Februari 2022 18:33
Jakarta:  Para guru di madrasah diminta menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan moderasi beragama. Selain itu, madrasah juga harus mendukung penuh pencanangan Tahun Toleransi 2022.
 
Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo mengungkapkan, pemerintah pada tahun ini akan mencanangkan Tahun Toleransi. Adapun, Kemenag menjadi pelaksana atas program besar tersebut.
 
"Tahun ini akan dicanangkan sebagai Tahun Toleransi. Ini membutuhkan partisipasi aktif, supporting dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Madrasah harus jadi salah satu bagian penting mendukung Tahun Toleransim," kata Wibowo, Sabtu, 5 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Madrasah, kata Wibowo, termasuk para gurunya juga harus menjadi aktor dalam penguatan moderasi beragama pada anak didik.  Wibowo meminta para guru madrasah agar menyampaikan ke anak didik tentang pemahaman Islam yang moderat, bersikap toleran terhadap sesama, termasuk cinta Tanah Air.
 
Baca juga:  Masyarakat Diminta Cermat Pilih Pesantren, Cek Track Record Pengajar Hingga Kurikulumnya
 
Misalnya, jangan sampai ada siswa madrasah yang tidak mau hormat bendera, tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan lainnya. Sikap kebangsaan harus tertanam kuat di kalangan siswa madrasah.
 
"Moderasi beragama itu bukan agamanya yang dimoderasi, tapi cara keberagamaan kita. Pemahaman, cara pandang, dan perilaku kita dalam beragama yang dimoderasi. Dengan demikian kita akan makin toleran dengan sesama umat beragama," tandas Wibowo.
 
Dia menegaskan, merawat keberagaman dengan bersikap toleran terhadap sesama umat beragama ini harus terus dipupuk agar kekayaan sesungguhnya bangsa Indonesia ini tetap lestari. "Keberagaman di Nusantara inilah sejatinya kekayaan terbesar bangsa Indonesia, sekaligus menjadi kekuatan dalam menghadapi infiltrasi apa pun yang sifatnya merusak keutuhan bangsa dan negara," tegas Wibowo.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif