Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: Kemendikbudristek
Guru sedang mengajar di muka kelas. Foto: Kemendikbudristek

Hari Guru Nasional 2022

Jadi Guru Itu Keren, Ini 9 Alasannya

Citra Larasati • 27 November 2022 20:00
Jakarta:  Guru merupakan profesi yang sangat mulia. Tanpa kehadiran guru, tentu Sobat Medcom tidak bisa sampai pada capaian terbaik di saat ini.
 
Tidak hanya itu, peran guru dalam membangun peradaban bangsa juga sangat penting.  Namun sayangnya, masih belum semua anak muda memiliki keinginan kuat untuk menggeluti guru sebagai profesi.
 
Padahal, selain ini merupakan profesi yang mulai, menjadi guru juga memuaskan hati dan memiliki sejumlah keuntungan lain loh Sobat Medcom.  Meski untuk saat ini, sebagian guru masih belum mendapatkan kesejahteraan yang cukup baik ya, terutama para guru honorer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jangan-jangan itu juga yang membuat kamu maju mundur untuk menjadi seorang guru? Namun jangan dulu kendur semangat, pemerintah melalui berbagai programnya kini tengah berupaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
 
Di sisi lain, menjadi guru di masa kekinian ternyata tidak hanya harus dilakukan di sekolah saja.  Tapi juga bisa dilakukan secara paruh waktu, seperti mengajar di bimbingan belajar atau bahkan menjadi guru privat, menarik kan?

Berikut 9 Keuntungan Ketika Kamu Menjadi Guru:

1. Meningkatkan wawasan dan semangat belajar 

Saat mengajarkan sesuatu, kamu akan turut serta belajar. Tidak mungkin, 'kan, mengajarkan orang lain tentang sesuatu tanpa menguasai bidang tersebut? Apalagi kalau menghadapi pertanyaan-pertanyaan.
 
Dengan mengajar, semangat untuk terus belajar dalam diri akan semakin bertambah. Bonusnya? Otak juga semakin terampil kemampuannya karena terus-menerus diasah dan pengetahuanmu semakin luas tentunya.

2. Pekerjaan tidak monoton

Kata siapa jadi guru itu pekerjaan yang monoton dan membosankan? Dibandingkan dengan pegawai kantoran, guru justru memiliki pekerjaan yang lebih beragam serta dinamis. Tiap hari kamu akan terlibat dengan berbagai macam aktivitas, karakter siswa yang unik, topik-topik yang berbeda, dan tantangan baru.

3. Punya peran penting bagi masa depan

"Today you lead the school, tomorrow your students will lead the world."
 
Dilansir dari laman Ruangguru, menjadi guru maka kamu harus menjadi sosok yang digugu dan ditiru, juga jadi panutan. Guru adalah pengganti orang tua siswa di sekolah.
 
Selain ilmu, siswa juga akan mencontoh perilaku gurunya. Kamu jadi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku siswa ke depannya. Tanpa disadari, sekecil apapun hal yang kamu bagikan, bisa berarti sangat besar dan menggiring pada kesuksesan.

4. Jam kerja fleksibel

Kehidupan pekerjaan seyogianya bisa seimbang dengan kehidupan keluarga. Pekerja kantoran biasanya sulit punya waktu luang di hari kerja. Nah, guru memiliki jam kerja yang lebih singkat lho. Kalau guru sekolah, menyesuaikan dengan jam sekolah. Apalagi kalau guru privat, kamu bisa tentukan sendiri jamnya.

5. Libur lebih panjang

Selain itu, guru juga punya waktu libur lebih lama dibanding karyawan kantoran, mengikuti jadwal murid. Seperti libur semester dan kenaikan kelas, guru mempersiapkan materi dan kurikulum semester atau tahun ajaran baru. Di luar itu, guru masih bisa mengatur waktu untuk berlibur dan tenangkan pikiran.

6. Panjang sabar

"A teacher takes a hand, opens a mind, and touches a heart."
 
Menghadapi berbagai macam karakter setiap harinya akan membuat kamu jadi pribadi yang lebih sabar. Dengan sabar, kamu jadi lebih ‘kebal’ terhadap stres lho.

7. Hiburan

Tingkah dan perkataan siswa (khususnya TK dan SD) yang masih polos-polos akan memancing gelak tawa. Siswa juga tidak akan segan mengungkapkan isi hati mereka yang biasanya dapat membuat hati terenyuh. Mereka tidak akan malu menunjukkan rasa sayang kepada guru.

8. Jadi "bos"

Saat pintu kelas ditutup dan pelajaran dimulai, kamu adalah bos di ruangan tersebut. Guru akan memutuskan apa yang hendak terjadi hari itu, topik yang akan diangkat, siapa yang mengerjakan soal, hingga ujian dadakan. Tidak banyak lho pekerjaan yang memungkinkanmu untuk bisa memberikan kebebasan demikian.

9. Menyalurkan kecintaan pada anak

Kamu suka dengan anak-anak? Menjadi guru, kamu bisa menyalurkan kecintaanmu dengan mendampingi, mengajarkan nilai akademis-non akademis, dan moral pada mereka. Dengan begitu, akan lebih santai menjalani pekerjaan karena kamu suka apa yang ada di dalamnya.
 
Menjadi guru  itu merupakan sebuah dedikasi. Apabila pendidikan di Indonesia ingin maju dan berhasil, guru sebagai ujung tombaknya harus lebih profesional. Baik dalam keahlian, pendampingan, dan menjalani kehidupan. Semangat ya, Sobat Medcom!
Baca juga: Tukang Cukur Langganan Anies Baswedan Gratiskan Pangkas Rambut untuk Guru, Yuk Meluncur!

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif