CEO Media Group Mirdal Akib menyerahkan bantuan biaya hidup kepada penerima beasiswa OSC. Foto: MI
CEO Media Group Mirdal Akib menyerahkan bantuan biaya hidup kepada penerima beasiswa OSC. Foto: MI

Bantuan Biaya Hidup Penerima Beasiswa OSC Proyek Masa Depan

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 04 Mei 2021 20:44
Jakarta: CEO Media Group, Mirdal Akib menyatakan bahwa program pendanaan biaya hidup bagi penerima beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id bukanlah sekadar proyek biasa atau kecil-kecilan. Bantuan berdampak jangka panjang, karena akan memuluskan jalan penerima beasiswa yang juga calon pemimpin sekaligus generasi penerus bangsa yang lebih baik.
 
"Kita bukan sekadar proyek kecil-kecilan tetapi proyek beyond ke depan, dapat dilihat 20 tahun ke depan," kata Mirdal di sela-sela penyerahan Bantuan Biaya Hidup bagi Penerima Beasiswa OSC, di Lobby Grand MetroTV Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.
 
Lewat bantuan sebesar Rp1 juta per bulan yang rencananya akan diberikan selama perkuliahan namun akan tetap dievaluasi setiap dua semester sekali itu, para penerima dana akan semakin dekat dengan mimpinya. Sebab kendala ekonomi dalam melanjutkan pendidikan kerap menjadi kendala dan mengubur harapan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Merealisasikan mimpi-mimpi yang hampir mustahil bagi anak-anak ini bahkan dari orang tuanya," terang dia.
 
Baca juga: Beasiswa OSC Melahirkan Pemimpin Baru di Masa Depan
 
Setidaknya, pada tahun ini Media Group bersama Surya Edukasi Bangsa Foudation (SEBAF) membagikan dana bantuan itu kepada 100 orang penerima beasiswa OSC. Klasifikasinya dilihat dari tingkat perekonomian dan tingginya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa tersebut.
 
Mirdal berpesan kepada para penerima bantuan untuk memanfaatkan dana tersebut sebaik mungkin. Mimpi harus direalisasi, hingga nantinya dapat menjadi generasi harapan penerus bangsa.
 
"Ini bentuk kita berkontribusi dan berkewajiban melahirkan pemimpin baru yang lebih adil, lebih berwarna dari seluruh wilayah Indonesia pada 100 tahun Indonesia merdeka. Dan Indonesia ke depan tidak hanya membutuhkan orang yang cerdas secara akademis tetapi membutuhkan anak-anak yang kuat secara karakter, baik moral maupun kinerja," tutupnya.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif