Kampus Universitas Ciputra Surabaya. Foto: Dok. UC
Kampus Universitas Ciputra Surabaya. Foto: Dok. UC

Persaingan Ketat, Antusiasme Pendaftar Beasiswa OSC di Universitas Ciputra Tinggi

Ilham Pratama Putra • 19 Januari 2022 11:36
Jakarta: Seleksi beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id di Universitas Ciputra berlangsung ketat. Tingkat kelulusan peserta pada seleksi beasiswa OSC Medcom.id 2021 di kampus tersebut hanya 1,3 persen.
 
"Pendaftar OSC di Universitas Ciputra, 1.200 dan yang terpilih hanya 16 orang," tutur Head of Marketing and Admission Department, Universitas Ciputra Surabaya, Listia Maya kepada Medcom.id, Rabu 19 Januari 2022.
 
Ia mengakui, jika dari tahun ke tahun seleksi beasiswa OSC Medcom.id selalu ketat setiap tahunnya. Sebab antusiasme kandidat yang mendaftar lewat jalur ini sangat tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun memaparkan tahap-tahap seleksi tersebut. Dari 1.200 yang mendaftar, di tahap online tes peserta yang berhasil hanya 150 orang.  "Kemudian yang lolos tahap berkas 70 orang. 70 itulah yang menjadi finalis dan akhirnya terpilih 16 orang untuk jenjang S1," sebut dia.
 
Ia menyampaikan, seluruh proses seleksi di Universitas Ciputra berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti meski seluruh proses seleksi berlangsung secara online.
 
"Proses seleksi untuk tahun ini berjalan secara online semua, baik tes akademik maupun wawancaranya, pelaksanaan berjalan lancar dan peserta juga tertib dan disiplin mengikuti jadwal-jadwal seleksi yang ditetapkan," tutup dia.
 
Baca juga:  6 Peserta Beasiswa OSC Dipastikan Lolos ke Esa Unggul
 
Universitas Ciputra memiliki komitmen bahwa disetiap alur studi/konsentrasi yang ada memiliki tujuan sama yaitu membekali setiap mahasiswa agar mampu menjadi entrepreneur sesuai keahlian masing-masing. Pendidikan dan Praktek entrepreneurship diberikan secara merata di semua alur studi/konsentrasi mulai dari awal perkuliahan dimulai sampai akhir perkuliahan.
 
Entrepreneurship memiliki arti yang lebih luas dari sekedar berjualan, membuka dan menjalankan bisnis karena di dalamnya terdapat unsur kreatifitas dan inovasi, kemampuan membaca kebutuhan pasar (market sensitivity) dan pengambilan risiko yang terhitung (calculated risk taking).
 
Pada era masa kini, tantangan zaman semakin berat, kompetisi global terjadi, oleh karena itu Entrepreneur yang dihasilkan oleh institusi pendidikan tinggi haruslah entrepreneur intelektual dengan keahlian sesuai bidang yang dipelajarinya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif