Ilustrasi. Pexels
Ilustrasi. Pexels

Mahasiswa Mercu Buana Inisiasi Edukasi Kesehatan Mental via Media Sosial

Pendidikan media sosial kesehatan mental gangguan mental universitas mercu buana
Adri Prima • 03 Januari 2022 08:05
Jakarta: Isu kesehatan mental (mental health) menjadi isu besar di generasi muda saat ini. Pasalnya di era modern seperti sekarang banyak generasi muda yang mengalami masalah kesehatan mental.
 
Padahal sehat jasmani dan rohani mutlak diperlukan untuk dapat menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif serta produktif.
 
Berdasarkan laporan Global Risk Report 2021 yang diterbitkan oleh World Economic Forum (WEF) menemukan sebanyak 80 persen anak muda di dunia mengalami penurunan kondisi kesehatan mental terutama pada masa pandemi Covid-19, lonjakan drastis ini juga terjadi di Indonesia.
 
Salah satu yang memperburuk kondisi kesehatan mental generasi muda diakibatkan prospek ekonomi dan pendidikan yang terbatas.
 
Ketika generasi muda mengalami gangguan kesehatan mental maka akan mempengaruhi perilaku dan kemampuan problem solving. Lebih parah lagi, mereka bahkan rela memilih untuk mengakhiri hidupnya akibat rasa putus asa dan tidak kuat menanggung beban pikiran dan mental.
 
Melihat kondisi seperti ini, mahasiswa/i semester 7 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, mengadakan sebuah kampanye seputar 'Mental Health' melalui Kegiatan Kuliah Peduli Negeri (KPN), dengan judul “Pentingnya Kesadaran Anak Muda Terhadap Kesehatan Mental”.
 
Kegiatan Kuliah Peduli Negeri Universitas Mercu Buana Jakarta dilaksanakan sejak tanggal 18 November 2021 sampai dengan 31 Desember 2021 dan dilakukan secara online.
 
Kampanye ini dilakukan menggunakan media sosial Instagram dengan akun “lovingurself”, dengan tujuan memberikan edukasi kepada generasi muda melalui konten-konten seputar kesehatan mental yang dikemas secara apik dan menarik.
 
Ketua kelompok Kuliah Peduli Negeri Universitas Mercu Buana Jakarta, Assyifa Destria Ningrum mengatakan platform Instagram dipilih karena berdasarkan survei GlobalWebIndex (GWI), aplikasi tersebut paling digemari oleh generasi Z (16-23 tahun).
 
“Kampanye ini kami buat bukan hanya sekedar untuk memenuhi mata kuliah wajib, tetapi karena kesadaran kami tentang minimnya pengetahuan generasi Z akan pentingnya kesehatan mental serta minimnya tingkat kepedulian terhadap sesama," kata Assyifa dalam keterangan resminya.
 
Lewat akun instagram @lovingurself.id, kampanye ini dilakukan dua arah lewat kolom komentar, serta aktivitas lain seperti berbagi tips, give away, dan promosi lainnya.
 
"Dengan begitu kami mengharapkan kampanye ini dapat membantu generasi muda untuk lebih peduli dalam menjaga kesehatan mentalnya sehingga menjadi generasi yang aktif dan kreatif," tambah Assyifa.
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif