medcom.id, Jakarta: Dalam kompetisi kejuaraan motocross, hal yang biasanya jadi kendala utama adalah ketika mendarat dan masuk tikungan, tak jarang krosser lupa oper gigi. Akibatnya, saat buka gas, tenaga mesin jadi ngempos dan tak jarang juga mesin mati.
Namun tim Bali MX yang dikepalai oleh Tjokorda Vicky, sedang meriset teknologi terbaru yang mereka impor dari Amerika. Teknologi tersebut berhubungan langsung dengan kopling motor (clutch) yang bekerja secara semi otomatis. Khusus untuk motor motocross tentu ini akan sangat membantu.
Jadi para krosser bisa menggunakan kopling untuk membantu feeling dan membuat tenaga motor lebih buas, atau motor juga bisa langsung oper gigi pertama tanpa menekan tuas kopling seperti di motor bebek.
Rekluse clutch system yang terpasang di Yamaha YZ250F milik Bali MX
"Kami baru memasang komponen Rekluse ini untuk satu unit motor saja. Namanya juga masih riset, ini adalah yang pertamakalinya kami gunakan. Kalau memang membawa hasil positif, kemungkinan line-up motor kompetisi kami akan dipasangi semuanya," jelas pria yang akrab disapa dengan Tjok Vicky itu.
Meski tak membongkarnya di sana, namun Tjok Vicky menegaskan bahwa pemasangannya dengan cara plug in. Yang penting sesuai dengan pesanan tipe kendaraan yang akan dipasangi Rekluse.
"Jadi komponen ini tinggal pasang saja. Meski demikian, saya sedikit mengakali dengan ubah setup rasio gigi transmisi. Hal ini untuk menyesuaikan dengan tingkat agresifitas yang kita inginkan. Mengingat sistem kopling sudah diatur secara semi otomatis," jelasnya.
Pria asal Ubud, Bali itu juga menegaskan bahwa keuntungan penggunaan Rekluse sejak ia memasangnya cukup banyak. Terutama untuk hal safety. "Kalau motor terjatuh, biasanya mesin langsung mati karena kopling lepas. Tapi dengan Rekluse, walaupun motor jatuh, mesin tetap langsam. Selama bahan bakar masih tetap disuplai ke sistem pembakaran mesin."
Sayangnya, teknologi ini baru ada untuk motor motocross dan Harley-Davidson saja. Sementara untuk motor tipe lain belum disediakan. Tapi bagi Anda krosser pemula atau pehobi motocross, bisa aplikasi sistem ini.
medcom.id, Jakarta: Dalam kompetisi kejuaraan motocross, hal yang biasanya jadi kendala utama adalah ketika mendarat dan masuk tikungan, tak jarang krosser lupa oper gigi. Akibatnya, saat buka gas, tenaga mesin jadi ngempos dan tak jarang juga mesin mati.
Namun tim Bali MX yang dikepalai oleh Tjokorda Vicky, sedang meriset teknologi terbaru yang mereka impor dari Amerika. Teknologi tersebut berhubungan langsung dengan kopling motor (
clutch) yang bekerja secara semi otomatis. Khusus untuk motor motocross tentu ini akan sangat membantu.
Jadi para krosser bisa menggunakan kopling untuk membantu feeling dan membuat tenaga motor lebih buas, atau motor juga bisa langsung oper gigi pertama tanpa menekan tuas kopling seperti di motor bebek.
Rekluse clutch system yang terpasang di Yamaha YZ250F milik Bali MX
"Kami baru memasang komponen Rekluse ini untuk satu unit motor saja. Namanya juga masih riset, ini adalah yang pertamakalinya kami gunakan. Kalau memang membawa hasil positif, kemungkinan
line-up motor kompetisi kami akan dipasangi semuanya," jelas pria yang akrab disapa dengan Tjok Vicky itu.
Meski tak membongkarnya di sana, namun Tjok Vicky menegaskan bahwa pemasangannya dengan cara
plug in. Yang penting sesuai dengan pesanan tipe kendaraan yang akan dipasangi Rekluse.
"Jadi komponen ini tinggal pasang saja. Meski demikian, saya sedikit mengakali dengan ubah
setup rasio gigi transmisi. Hal ini untuk menyesuaikan dengan tingkat agresifitas yang kita inginkan. Mengingat sistem kopling sudah diatur secara semi otomatis," jelasnya.
Pria asal Ubud, Bali itu juga menegaskan bahwa keuntungan penggunaan Rekluse sejak ia memasangnya cukup banyak. Terutama untuk hal
safety. "Kalau motor terjatuh, biasanya mesin langsung mati karena kopling lepas. Tapi dengan Rekluse, walaupun motor jatuh, mesin tetap langsam. Selama bahan bakar masih tetap disuplai ke sistem pembakaran mesin."
Sayangnya, teknologi ini baru ada untuk motor motocross dan Harley-Davidson saja. Sementara untuk motor tipe lain belum disediakan. Tapi bagi Anda krosser pemula atau pehobi motocross, bisa aplikasi sistem ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)