medcom.id, Jakarta: Bagi sebagian orang mungkin sudah mengenal apa itu Air Suspension (Suspensi udara). Tapi bagi yang belum tahu, Riefki Baskoro Marketing dari bengkel Akasia khusus pemasangan air suspension, body repair dan modifikasi yang terletak di Jalan Marnaputra Atas No 63 Jatibening, Pondok Gede, Bekasi Barat, Jawa Barat akan mebeberkannya.
“Air suspension pada dasarnya adalah sistem suspensi konvensional di kendaraan berupa per, di ganti menggunakan sistem suspensi dari balon udara. Pada umumnya telah banyak yang pakai di bus keluaran baru,” kata Riefki.
Tapi penggunaan air suspension pada bus tentu berbeda dengan mobil standar atau mobil harian. Bedanya terletak dari bentuknya, kalau yang digunakan bus punya bentuk balon yang lebih besar sedangkan pada mobil biasa bentuknya lebih kecil.
“Meskipun punya cara kerja yang sama pada bus, secara fungsi juga memiliki perbedaan. Kalau pada bus kebutuhan naik turunnya air suspension hanya untuk mejaga keseimbangan, tapi kalau yang dipasang sendiri pada mobil standar after market sifatnya lebih ke show dan fashion,” tambah Riefki.
Menurut Riefki bagi Anda yang ingin punya mobil ceper sangat dianjurkan menggunakan air suspension, karena mobil ceper resikonya susah dibawa kemana-mana. Sehingga diperlukan fungsi air suspension yang bisa naik turun dan diatur ketinggiannya sesuai selera.
“Balon air suspension bisa pendek 6-8 sentimeter, dan pada saat mengembang bisa sampai 30 sentimeter, saran saya untuk yang ingin mobilnya diceperin dan mempertahankan kondisi mobil tetap bagus, seperti menghindari
terkena kena polisi tidur, dan gak ngerepotin saat di jalan saya sarankan untuk pakai air suspension,” tutup Riefki.
Pemasangan air suspension yang ditawarkan bengkel modifikasi memiliki model bervariatif sesuai keinginan konsumen. Harga mulai Rp28,5 juta untuk paket basic, sampai yang paling mahal Rp75 juta untuk paket spesial. Bagi yang ingin berkonsultasi atau sekedar bertanya dapat menghubungi di nomor kontak 085212345627/08567723237.
medcom.id, Jakarta: Bagi sebagian orang mungkin sudah mengenal apa itu Air Suspension (Suspensi udara). Tapi bagi yang belum tahu, Riefki Baskoro Marketing dari bengkel Akasia khusus pemasangan
air suspension,
body repair dan modifikasi yang terletak di Jalan Marnaputra Atas No 63 Jatibening, Pondok Gede, Bekasi Barat, Jawa Barat akan mebeberkannya.
“
Air suspension pada dasarnya adalah sistem suspensi konvensional di kendaraan berupa per, di ganti menggunakan sistem suspensi dari balon udara. Pada umumnya telah banyak yang pakai di bus keluaran baru,” kata Riefki.
Tapi penggunaan
air suspension pada bus tentu berbeda dengan mobil standar atau mobil harian. Bedanya terletak dari bentuknya, kalau yang digunakan bus punya bentuk balon yang lebih besar sedangkan pada mobil biasa bentuknya lebih kecil.
“Meskipun punya cara kerja yang sama pada bus, secara fungsi juga memiliki perbedaan. Kalau pada bus kebutuhan naik turunnya air suspension hanya untuk mejaga keseimbangan, tapi kalau yang dipasang sendiri pada mobil standar
after market sifatnya lebih ke show dan fashion,” tambah Riefki.
Menurut Riefki bagi Anda yang ingin punya mobil ceper sangat dianjurkan menggunakan air suspension, karena mobil ceper resikonya susah dibawa kemana-mana. Sehingga diperlukan fungsi air suspension yang bisa naik turun dan diatur ketinggiannya sesuai selera.
“Balon
air suspension bisa pendek 6-8 sentimeter, dan pada saat mengembang bisa sampai 30 sentimeter, saran saya untuk yang ingin mobilnya
diceperin dan mempertahankan kondisi mobil tetap bagus, seperti menghindari
terkena kena polisi tidur, dan
gak ngerepotin saat di jalan saya sarankan untuk pakai
air suspension,” tutup Riefki.
Pemasangan air suspension yang ditawarkan bengkel modifikasi memiliki model bervariatif sesuai keinginan konsumen. Harga mulai Rp28,5 juta untuk paket
basic, sampai yang paling mahal Rp75 juta untuk paket spesial. Bagi yang ingin berkonsultasi atau sekedar bertanya dapat menghubungi di nomor kontak 085212345627/08567723237.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)