Berkendara sepeda motor yang aman di liburan akhir tahun. MTVN
Berkendara sepeda motor yang aman di liburan akhir tahun. MTVN

Berkendara Sepeda Motor yang Aman di Liburan Akhir Tahun

Otomotif keselamatan lalu lintas
M. Bagus Rachmanto • 10 Desember 2015 17:40
medcom.id, Jakarta: Menjelang akhir tahun 2015, tidak sedikit masyarakat kita yang sudah merencanakan mengisi liburan, dengan mengunjungi tempat wisata.
 
Carmudi sebagai platform jual beli kendaraan yang peduli akan keselamatan, memberikan tips berkendara sepeda motor yang aman dan nyaman, agar liburan anda menjadi pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga.
 
Gunnar Rentzsch, Co-Founder Carmudi Indonesia, mengatakan popularitas sepeda motor di negara Indonesia sangat tinggi. Sepeda motor masih menjadi pilihan transportasi utama masyarakat terutama di perkotaan, bahkan untuk keperluan berlibur.Gunar berpesan, masyarakat agar bijak dalam berkendara sehingga terhindar dari kecelakaan, dan dapat menikmati liburan akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga dan orang-orang tersayang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal pertama adalah kenali fungsi sepeda motor sebagai moda transportasi. Sepeda motor merupakan moda transportasi yang efektif untuk jarak tempuh kurang dari 200 kilometer, untuk kondisi tersebut sepeda motor hanya boleh ditumpangi oleh dua orang dewasa.
 
Selanjutnya jangan membawa muatan melebihi 30 kilogram, dan kondisi sepeda motor harus prima agar tidak rusak dan bikin repot di jalan.
 
Jangan sampai terlupa, gunakan atribut berkendara lengkap. Gunakan perlengkapan yang berstandar keselamatan, seperti helm full face, masker penahan debu, jaket kulit/tebal, dan jas hujan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.
 
Sebaiknya istirahat yang cukup dan konsentrasi, berhenti setelah menempuh jarak 2 jam perjalanan, untuk menghindari kelelahan, dehidrasi, mengantuk, serta penting untuk kembali meningkatkan konsentrasi.Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan, bahwa konsentrasi yang dibutuhkan pengendara sepeda motor adalah lima kali lipat lebih besar dibanding dengan pengendara mobil.
 
Apabila Anda berkendara di malam hari, tingkat diperlukan konsentrasi dua kali lipat dibandingkan berkendara di siang hari. Hal ini harus diperhatikan karena tingkat kecelakaan di malam hari lebih tinggi sekitar 13,4 persen, dibandingkan di siang hari yang hanya 10,3 persen.
 
Salah satu kesalahan yang biasa pengendara motor lakukan ketika mengemudi adalah menggunakan telepon genggam. Jangan gunakan handphone saat berkendara dan patuhi aturan lalu lintas, karena akan menganggu konsentrasi, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.
 
Hal yang tidak kalah yang harus diperhatikan adalah posisi berkendara. Berkendara dengan posisi badan yang tepat, posisi badan tidak terlalu condong ke depan dan rileks agar mendapatkan keseimbangan yang sempurna. Seluruh jari menggenggam setang ketika dengan kondisi siap untuk pengereman, serta melaju dengan kecepatan stabil dan tidak kebut-kebutan, posisi badan yang benar sangat penting untuk mengontrol keseimbangan.
 
Ride and enjoy, ingat tujuan utama Anda adalah berlibur, tidak perlu terburu-buru sampai ke tujuan hingga mengabaikan keselamatan, nikmati perjalanan anda bersama keluarga ataupun teman berkendara dengan santai dan nyaman.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif