Pakai high heel, driving feel jadi berkurang. MTVN.com/Flickr
Pakai high heel, driving feel jadi berkurang. MTVN.com/Flickr

Safety Driving

Perempuan Nyetir Mobil, Hindari Alas Kaki High Heel

Ahmad Garuda • 08 Oktober 2014 13:26
medcom.id, Jakarta: Perempuan nyetir mobil sendiri, sudah jadi hal lumrah yang ada di masyarakat kota dewasa ini. Namun banyak pula hal-hal yang belum dipahami ketika mengendara mobil sendiri. Diantaranya penggunaan alas kaki dengan model high heel.
 
Tentunya ini sangat tidak disarankan ketika mengendara, dalam kondisi apapun. Lantaran alas kaki dengan model high heel, akan membuat posisi kaki tidak bisa merasakan lebih dalam tentang posisi pijakan pedal gas atau pun pedal rem.
 
Kalau sudah begini, feeling pijakan akan terlepas sehingga akan sangat mudah untuk kehilangan kendali.

“Kesalahan menyetir pada wanita biasanya dari urusan preparation atau persiapan. Diantaranya kesalahan menggunakan sepatu high heels hingga posisi mobil di kecepatan yang salah. Padahal ini bisa dihindari,” ujar Rifat Sungkar, salah satu pembalap nasional yang sangat konsen pada road safety.
 
Untuk urusan penggunaan sepatu, sebaiknya menggunakan alas kaki yang tidak terlalu tebal. Agar bisa merasakan pijakan pedal gas dan mengontrol laju kendaraan dengan penuh konsentrasi.
 
Biasanya disarankan perempuan yang ingin mengendarai mobil, membawa alas kaki cadangan dengan alas yang tidak terlalu tebal jika mengendara sendiri. Setelah mengendara baru menggunakan alas kaki high heel. Gampang bukan!
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan