Jakarta - Mobil mogok gara-gara aki soak saat melakukan perjalanan adalah hal yang sangat menyebalkan. Apalagi susah distarter sehingga perjalanan Sobat Medcom jadi terganggu. Meski bisa di-jumper, namun tidak semua orang paham cara melakukan hal tersebut dengan gampang.
Untuk jumper aki mobil, posisikan kedua mobil berdekatan (mesin mati, rem tangan aktif), hubungkan kabel merah ke (+) aki lemah lalu ke (+) aki donor, kabel hitam ke (-) aki donor lalu ke bagian logam (ground) mobil lemah.
Kemudian nyalakan mobil donor, tunggu beberapa menit, lalu nyalakan mobil yang akinya soak, dan lepaskan kabel dengan urutan terbalik (hitam dari mobil lemah dulu) untuk menghindari percikan api.
Detail cara menjumper aki mobil
Dekatkan mobil yang akinya soak dengan mobil pendonor (aki sehat) tanpa saling bersentuhan. Posisikan transmisi mobil matic di 'P' atau manual di 'Netral', aktifkan rem tangan. Pastikan semua perangkat listrik (lampu, AC, radio) di kedua mobil mati, dan kunci kontak dicabut.
Baca Juga:
Regeneratif Braking Ga Berfungsi Saat Turunan? Ini Penyebabnya!
Temukan terminal positif (+) (biasanya merah) dan negatif (-) (biasanya hitam) pada kedua aki. Lalu pasang satu penjepit kabel merah ke kutub positif (+) aki yang lemah, lalu pasang ujung lainnya ke kutub positif (+) aki mobil donor.
Pasang satu penjepit kabel hitam ke kutub negatif (-) aki mobil donor. Pasang ujung kabel hitam yang satunya lagi ke bagian logam yang tidak dicat pada bodi mobil yang akinya lemah (misalnya baut mesin). Ini mencegah percikan api di dekat aki.
Hidupkan mesin mobil pendonor dan biarkan menyala beberapa menit agar daya mengalir. Lalu coba nyalakan mobil yang akinya lemah. Jika belum berhasil, tunggu sebentar dan coba lagi.
Setelah mobil menyala, lepaskan kabel dengan urutan terbalik dari saat memasang. Lepas kabel hitam dari bodi mobil lemah, lalu lepas kabel hitam dari aki donor. Kemudian lepas kabel merah dari aki donor dan terakhir lepas kabel merah dari aki mobil yang sudah hidup.
Baca Juga:
Ciri-Ciri Fuel Pump Motor Injeksi Rusak
Untuk Mobil dengan Fitur Start-Stop (Aki EFB/AGM): Sambungkan kabel negatif ke bodi mobil, bukan langsung ke terminal aki, untuk melindungi unit kontrol elektronik. Ingat! Hindari penjepit kabel menyentuh bagian logam lain selain sambungan ground yang ditentukan.
Jakarta - Mobil mogok gara-gara aki soak saat melakukan perjalanan adalah hal yang sangat menyebalkan. Apalagi susah distarter sehingga perjalanan
Sobat Medcom jadi terganggu. Meski bisa di-jumper, namun tidak semua orang paham cara melakukan hal tersebut dengan gampang.
Untuk jumper aki mobil, posisikan kedua mobil berdekatan (mesin mati, rem tangan aktif), hubungkan kabel merah ke (+) aki lemah lalu ke (+) aki donor, kabel hitam ke (-) aki donor lalu ke bagian logam (ground) mobil lemah.
Kemudian nyalakan mobil donor, tunggu beberapa menit, lalu nyalakan mobil yang akinya soak, dan lepaskan kabel dengan urutan terbalik (hitam dari mobil lemah dulu) untuk menghindari percikan api.
Detail cara menjumper aki mobil
Dekatkan mobil yang akinya soak dengan mobil pendonor (aki sehat) tanpa saling bersentuhan. Posisikan transmisi mobil matic di 'P' atau manual di 'Netral', aktifkan rem tangan. Pastikan semua perangkat listrik (lampu, AC, radio) di kedua mobil mati, dan kunci kontak dicabut.
Temukan terminal positif (+) (biasanya merah) dan negatif (-) (biasanya hitam) pada kedua aki. Lalu pasang satu penjepit kabel merah ke kutub positif (+) aki yang lemah, lalu pasang ujung lainnya ke kutub positif (+) aki mobil donor.
Pasang satu penjepit kabel hitam ke kutub negatif (-) aki mobil donor. Pasang ujung kabel hitam yang satunya lagi ke bagian logam yang tidak dicat pada bodi mobil yang akinya lemah (misalnya baut mesin). Ini mencegah percikan api di dekat aki.
Hidupkan mesin mobil pendonor dan biarkan menyala beberapa menit agar daya mengalir. Lalu coba nyalakan mobil yang akinya lemah. Jika belum berhasil, tunggu sebentar dan coba lagi.
Setelah mobil menyala, lepaskan kabel dengan urutan terbalik dari saat memasang. Lepas kabel hitam dari bodi mobil lemah, lalu lepas kabel hitam dari aki donor. Kemudian lepas kabel merah dari aki donor dan terakhir lepas kabel merah dari aki mobil yang sudah hidup.
Untuk Mobil dengan Fitur Start-Stop (Aki EFB/AGM): Sambungkan kabel negatif ke bodi mobil, bukan langsung ke terminal aki, untuk melindungi unit kontrol elektronik. Ingat! Hindari penjepit kabel menyentuh bagian logam lain selain sambungan ground yang ditentukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)