NEWSTICKER
Ilustrasi. AstraHonda
Ilustrasi. AstraHonda

Safety Riding

Sering jadi Boncenger? Wajib Perhatikan Hal ini

Otomotif safety riding tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 18 Februari 2020 11:04
Jakarta: Memang terkesan sepele, namun salah satu kebiasaan membonceng atau duduk di jok belakang sepeda motor ternyata tidak boleh sembarangan biar aman dan menjauhkan dari hal yang berbahaya saat berkendara.
 
Seperti dilansir AstraHonda, berikut info safety riding tentang berboncengan tidak hanya buat yang bawa motor aja, tapi juga buat Anda yang hobi nebeng juga.
 
Apa sih poin-poin penting buat pengendara dan penumpang alias boncenger? Yang paling penting gunakan kelengkapan safety riding seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu ya. Nah buat Anda yang bawa motor, harus sadar dengan tanggung jawab keselamatan selama berboncengan. Taati peraturan lalu lintas dan jangan ugal-ugalan!

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wajib diingat juga kalau sepeda motor didesain hanya untuk membawa dua orang, yaitu pengemudi dan pembonceng. Hal ini terkait dengan kekuatan struktur, ketersediaan dan kenyamanan tempat duduk serta keamanan pada saat mengendalikan motor dengan jumlah lebih dari dua orang.
 
Selain itu, kalau mau membonceng orang harus orang yang benar-benar mampu mengendalikan laju motor. Bagi Anda yang baru belajar mengendarai motor lebih baik hindari dulu menggonceng. Karena dikhawatirkan masih kaku bawa motornya, apalagi kalau ditambah beban ekstra!
 
Pada saat membonceng, Anda harus dapat mengatur pergerakan titik berat keduanya agar seirama dengan pergerakan motor. Jangan sampai pengemudi menikung ke kiri, boncenger malah miring ke kanan. Kalau sampai seperti itu, keseimbangan motor akan terganggu. Untuk memudahkan pengemudi motor, pembonceng harus duduk menghadap kedepan searah dengan pengemudi dan berpegangan kepada pengemudi sehingga pergerakan pembonceng akan mengikuti pergerakan pengemudi.
 
Perhatikan juga tekanan angin ban pada saat berboncengan. Ban yang kempes bikin tarikan motor jadi makin berkurang. Jadi ada baiknya alau mau membonceng cek dulu tekanan angin ban. Terutama buat Anda yang jarang boncengin orang. Jangan sampai begitu boncengin, motor malah jadi lelet dan boros.
 
Buat boncenger juga ada aturannya. Pegang pinggang pengendara dan lutut menjepit ringan agar dapat mengikuti gerakan pengendara sehingga memudahkan kontrol motor. Ikuti gerakan teman yang mengendarai motor.
 
Hindari juga membonceng wanita dengan posisi miring. Motor akan jadi berat sebelah dan menyulitkan dalam pengendaliannya. Hindari juga menggunakan celana yang berumbai atau rok lebar sehingga berpotensi tersangkut kedalam roda atau rantai.
 
Memang sih tidak ada larangan untuk berkendara berboncengan tetapi pasti feelingnya akan berbeda bila dibandingkan berkendara sendirian. Pahami tekniknya, Biar ngeboncengin jadi makin aman dan nyaman.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif