Jakarta: Benjol atau yang kerap diistilahkan dengan ban melendung, bisa terjadi di bagian side wall atau dinding ban mobil. Penyebabnya bisa beragam, bisa jadi karena menyenggol benda keras atau tekanan anginnya berlebihan.
Namun jangan salah, tekanan angin yang kurang juga bisa berakibat sama. Lantaran tepian ban mobil bakal menekuk ke dalam dan bagian side wall ban yang akan menapak ke jalan.
Tekanan angin kurang memperbesar risiko terjadinya benjol di bagian samping. Apalagi jika terhantam bagian jalan seperti patahan atau luban jalanan.
Menurut Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, Mus Mulyadi, menjaga tekanan angin ban secara rutin sangat penting. Ban yang kempes tidak bekerja secara optimal, bahkan bikin cepat rusak.
“Ban kempes yang dipaksa jalan akan rusak, dan bisa bikin benjol bagian samping (cutting side wall), terutama jika lewat jalan yang belubang. Tyre Management Preasure sangat penting dan wajib dilakukan secara berkala, yakni dengan mengisi tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrik, yang terpasang di pinggir pintu mobil," ucap Mus saat berbincang dengan Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sementara dari buku panduan ban Goodyear, benjol yang muncul disebabkan tekanan angin yang tinggi dari dalam. Sehingga terjadi separasi plies atau cord. Benjol bisa terjadi di tapak dan dinding ban.
Jika benjol di tapak ban disebabkan terpisahnya komponen-komponen tapak ban karena benturan, kemudian pemakaian ban tidak sesuai kondisi jalan.
Sedangkan benjol di dinding ban, karena putusnya benang di area ini lantara terkena benturan. Sehingga membuat dinding jadi lemah dan tak lagi bisa membuat tapak ban menapak dengan baik. Bisa juga karena bagian benang yang renggang di dinding ban.
Jika ban sudah benjol, tentu akan menurunkan performa dan tak aman lagi. Ban yang benjol tidak dapat lagi diperbaiki, dan Anda harus menggantinya dengan ban baru.
Dalam hal merawat kendaraan, ada yang harus dilakukan sendiri dan ada yang diserahkan ke bengkel. Sudah periksa kondisi ban kendaraan Anda hari ini? Selamat berkendara.
Jakarta: Benjol atau yang kerap diistilahkan dengan ban melendung, bisa terjadi di bagian side wall atau dinding ban mobil. Penyebabnya bisa beragam, bisa jadi karena menyenggol benda keras atau tekanan anginnya berlebihan.
Namun jangan salah, tekanan angin yang kurang juga bisa berakibat sama. Lantaran tepian ban mobil bakal menekuk ke dalam dan bagian side wall ban yang akan menapak ke jalan.
Tekanan angin kurang memperbesar risiko terjadinya benjol di bagian samping. Apalagi jika terhantam bagian jalan seperti patahan atau luban jalanan.
Menurut Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, Mus Mulyadi, menjaga tekanan angin ban secara rutin sangat penting. Ban yang kempes tidak bekerja secara optimal, bahkan bikin cepat rusak.
“Ban kempes yang dipaksa jalan akan rusak, dan bisa bikin benjol bagian samping (cutting side wall), terutama jika lewat jalan yang belubang. Tyre Management Preasure sangat penting dan wajib dilakukan secara berkala, yakni dengan mengisi tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrik, yang terpasang di pinggir pintu mobil," ucap Mus saat berbincang dengan Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sementara dari buku panduan ban Goodyear, benjol yang muncul disebabkan tekanan angin yang tinggi dari dalam. Sehingga terjadi separasi plies atau cord. Benjol bisa terjadi di tapak dan dinding ban.
Jika benjol di tapak ban disebabkan terpisahnya komponen-komponen tapak ban karena benturan, kemudian pemakaian ban tidak sesuai kondisi jalan.
Sedangkan benjol di dinding ban, karena putusnya benang di area ini lantara terkena benturan. Sehingga membuat dinding jadi lemah dan tak lagi bisa membuat tapak ban menapak dengan baik. Bisa juga karena bagian benang yang renggang di dinding ban.
Jika ban sudah benjol, tentu akan menurunkan performa dan tak aman lagi. Ban yang benjol tidak dapat lagi diperbaiki, dan Anda harus menggantinya dengan ban baru.
Dalam hal merawat kendaraan, ada yang harus dilakukan sendiri dan ada yang diserahkan ke bengkel. Sudah periksa kondisi ban kendaraan Anda hari ini? Selamat berkendara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)