Servis motor sistem injeksi lebih mudah. Wahana
Servis motor sistem injeksi lebih mudah. Wahana

Kelebihan Motor Sistem Injeksi

Otomotif tips motor perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 15 Januari 2020 11:02
Jakarta: Motor dengan teknologi sistem injeksi sudah lumrah di pasaran kendaraan roda dua di Indonesia. Pengguna dan peminatnya pun juga terus bertambah setiap tahunnya. Pengguna motor dengan teknologi injeksi, lebih memilih memakai motor injeksi karena dianggap jauh lebih mudah dari segi perawatan.
 
Seperti dilansir WahanaHonda, tidak seperti motor dengan sistem konvensional, yang terkadang memerlukan perawatan tertentu agar bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama. Selain dari segi perawatan, ada sejumlah kelebihan lain dari teknologi injeksi ini. Apa saja?
 
Sistem Pembakaran Maksimal
Sistem motor dengan teknologi karburator pada motor konvensional, dianggap kurang bagus dalam hal pembakarannya. Teknologi injeksi pun mampu dengan baik menjawab permasalahan ini. Dilengkapi dengan adanya komponen elektronik dan juga perbandingan AFR (Air Fuel Ratio) yang lebih advance, proses pembakaran yang dihasilkan jauh lebih sempurna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Output AFR yang dihasilkan mesin injeksi akan menyesuaikan dengan kebutuhan mesin. Selain itu, juga mampu memberikan kontrol pada perubahan suhu di sekitar dengan sensor analisa yang canggih. Hal ini tidak ditemukan pada teknologi motor konvensional.
 
Irit Bahan Bakar
Penggunaan bahan bakar menjadi hal penting yang dibutuhkan oleh pengguna saat ini. Pembakaran yang sempurna, artinya akan memberikan efek yang sangat baik terhadap penggunaan bahan bakar.
 
Beberapa pabrikan yang menggunakan sistem injeksi, juga menyertakan program ECM pada motor. Fungsi ECM ini akan mengontrol penggunaan bahan bakar agar bisa semakin optimal dan juga irit.
 
Tidak Repot Setting AFR
Biasanya saat menggunakan kendaraan dengan teknologi karburator, akan sering melakukan setting AFR. Sebab, saat kendaraan digunakan, AFR akan berubah terus menerus dan dibutuhkan penyetelan ulang agar proses pembakaran kembali optimal.
 
Ribetnya proses setting AFR secara manual ini tidak akan anda alami jika menggunakan teknologi injeksi. Sebab sistem injeksi dilengkapi modul ECM yang secara otomatis melakukan penyetelan ulang.
 
Mudah Saat Servis
Jika motor dengan sistem konvensional karburator pada saat servis, biasanya akan dilakukan pembongkaran spare part terlebih dahulu. Setelah spare part dibongkar, baru komponen mesin bisa untuk dibersihkan dan dilakukan servis. Hal ini tentunya akan sangat merepotkan dan memakan waktu.
 
Namun jika motor dengan sistem injeksi, saat servis yang diperlukan hanya menyemprotkan cairan injector cleaner pada lubang busi. Cairan tersebut akan melakukan tugasnya sendiri membersihkan bagian dalam komponen mesin. Waktu servis pun akan sangat cepat dan tenaga yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif