NEWSTICKER
Mobil jarang dipakai banyak timbulkan kerusakan. Ipocars
Mobil jarang dipakai banyak timbulkan kerusakan. Ipocars

Tips Knowledge

Benarkah Mobil yang Jarang Digunakan Lebih Awet?

Otomotif tips mobil perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 20 Februari 2020 14:25
Jakarta: Kondisi mobil yang Anda simpan dan jarang dipakai bukan berarti akan lebih awet atau terbebas dari kerusakan. Dengan berbagai alasan, seringkali mobil jarang digunakan oleh pemiliknya. Beberapa orang lebih memilih memarkir kendaraannya di rumah karena kemacetan yang saat ini semakin parah, beberapa lainnya karena ingin kendaraannya lebih awet.
 
Lalu benarkah kendaraan menjadi lebih awet jika jarang digunakan? Justru mobil yang jarang digunakan rentan mengalami masalah dan bisa berdampak buruk.
 
Seperti dilansir laman Suzuki, mobil yang jarang dipakai akan berisiko lebih cepat rusak. Karena sejatinya mobil perlu dipanaskan untuk melancarkan tiap komponen kendaraan, supaya tetap dalam kondisi prima. Mirip dengan manusia yang tidak pernah bergerak, biasanya akan lebih mudah terserang penyakit. Begitu juga dengan mobil, perlu mendapatkan perawatan seperti pemanasan supaya mesin dan juga komponen yang lainnya bisa lebih awet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biasanya, kerusakan yang kerap kali dialami mobil yang jarang digunakan adalah pada bagian mesin. Kerusakan ini bisa terjadi karena oli di mesin tidak mengalir secara merata ke seluruh mesin. Komponan lainnya yang berisiko rusak adalah komponen aki. Untuk menghindari kerusakan, sebaiknya lepas sambungan aki tersebut. Namun Anda juga tak boleh terlalu lama membiarkan aki tidak dipanaskan. Sebab, hal itu bisa membuat aki soak.
 
Masalah lain adalah di bagian kaki-kaki. Diperlukan trik-trik tersendiri jika mobil itu akan disimpan dalan waktu lama dan hanya dipanaskan saja untuk membuatnya tetap sehat.
 
Mobil yang terlalu lama tidak dipakai akan membuat ban mengempis dan cepat rusak. Sebaiknya mengakalinya dengan dengan menopang/mengganjal mobil menggunakan alat penyangga/kayu. Kemudian juga wajib melakukan pengecekan tekanan angin agar bentuk ban tidak berubah.
 
Termasuk beberapa komponen yang terbuat dari bahan karet yang biasanya akan mengeras, terlebih jika garasi mobil terpapar sinar matahari, seperti karet wiper mobil. Untuk membuatnya lebih awet, angkat wiper agar tidak menempel di kaca mobil. Bukan hanya untuk mobil yang terparkir di tempat panas, namun juga untuk mobil yang terparkir di garasi.
 
Karena itulah, sesekali mobil perlu dilakukan pemanasan, minimal lakukan seminggu dua kali untuk menjaga peredaran oli tetap stabil. Lebih bagus lagi jika sesekali dibawa kencang atau paling tidak putaran mesin dibiarkan putaran tinggi. Hal tersebut penting agar terjadi gesekan-gesekan di mesin dan komponen-komponen bisa bergerak, sehingga terjadi kesesuaian antara permukaan yang bergesekan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif