Jakarta - Membeli motor listrik bekas tentu memiliki tantangan tersendiri dibandingkan motor konvensional, terutama pada komponen kelistrikannya. Jika Sobat Medcom ingin membeli motor listrik bekas dan belum paham soal baterai dan kelistrikannya, tentu tak boleh asal.
Lantaran komponen baterai dan kelistrik adalah hal paling utama di motor listrik. Ketika Sobat mendapati motor listrik yang kondisi baterainya tak lagi mumpuni untuk digunakan untuk perjalanan minimal 90 persen dari klaim awalnya, maka itu adalah risiko besar.
Mengingat penurunan kesehatan baterai lebih dari 10 persen dan ini akan membuat penggunaan motor listrik itu sendiri jadi lebih singkat. Untuk itu Sobat harus lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan untuk membeli motor listrik bekas.
Perhatikan beberapa poin penting berikut sebelum bertransaksi:
Cek Kesehatan Baterai (State of Health)
Komponen paling vital dan mahal pada motor listrik adalah baterai. Tanyakan riwayat penggunaan, apakah performa simpangan jarak tempuhnya masih optimal, atau apakah ada biaya tambahan jika baterai tersebut menggunakan sistem sewa (subscription).
Periksa Kelengkapan Pengisi Daya (Charger)
Pastikan unit charger bawaan masih ada dan berfungsi normal. Membeli charger pengganti original sering kali cukup memakan biaya.
Keabsahan Surat-Surat
Pastikan kendaraan dilengkapi dengan STNK dan BPKB yang sah (bukan sekadar kendaraan off-the-road atau tanpa surat), terutama jika Anda berencana menggunakannya untuk mobilitas harian di jalan raya.
Fungsi Kelistrikan dan Fitur
Uji coba seluruh tombol fungsional, lampu, layar panel instrumen digital, hingga sistem pengereman dan dinamo penggerak untuk memastikan tidak ada kendala tersembunyi.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan