Ilustrasi. Wahana
Ilustrasi. Wahana

Tips Knowledge

Tips Berkendara Motor yang Aman untuk Ibu Hamil

Otomotif tips motor safety riding tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 21 Januari 2020 07:29
Jakarta: Zaman sekarang bukan hanya kaum laki laki saja yang bisa mengendarai sepeda motor. Kaum wanita juga sudah banyak yang mahir mengendarai sepeda motor. Dan tak jarang kaum hawa yang menggunakan sepeda motor dalam menemani aktivitas harian mereka ataupun untuk bekerja.
 
Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, khususnya ibu hamil yang ingin mengendarai sepeda motor. Selama mengutamakan keselamatan berkendara dan safety riding, ibu hamil yang ingin berkendara menggunakan sepeda motor tak perlu khawatir.
 
Berikut tips aman berkendara sepeda motor bagi ibu hamil, seperti dilansir laman resmi WahanaHonda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Walaupun aman, sebenarnya mengendarai sepeda motor dalam keadaan hamil memang tidak dianjurkan. Lebih baik untuk tidak mengambil resiko yang terlalu besar, karena dikhawatirkan kandungan yang masih dalam usia muda masih sangat rawan dan cukup berbahaya. Dari ilmu kedokteran disebutkan, ibu hamil yang ingin mengendarai sepeda motor sebaiknya setelah kehamilannya masuk usia trimester. Dikatakan, saat usia kandungan trimester bayi sudah cukup berkembang, sehingga bisa lebih aman dibanding awal kehamilan. Dengan catatan dalam trimester kondisi ibu dan bayi dalam keadaan normal atau sehat tidak ada keluhan apapun.
 
Meski begitu ada kondisi yang harus dihindari ketika berkendara di saat hamil. Seperti ibu hamil yang mengalami kondisi tubuh terasa lemas, gangguan pada tulang belakang, kondisi serviks lemah dan pernah mengalami pendarahan.
 
Yang tak kalah penting adalah selalu gunakan peralatan berkendara, seperti helm, masker dan sarung tangan bila perlu. Helm adalah perlengkapan wajib saat berkendara menggunakan sepeda motor. Perhatikan juga kelengkapan berkendara agar tetap aman dan nyaman saat berada di jalan raya. Jangan lupa tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.
 
Selain itu, dianjurkan untuk selalu membawa alat komunikasi atau handphone, agar bisa dengan cepat menguhubungi pihak keluarga atau petugas berwajib untuk mendapatkan pertolongan pertama, jika memang terjadi hal–hal yang tidak diinginkan.
 
Kendarai sepeda motor dengan sewajarnya dan jangan tergesa–gesa. Sebisa mungkin bawa kendaraan dengan kecepatan rendah. Tidak perlu memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Berkendara dengan kecepatan tinggi akan menambah risiko kecelakaan.
 
Biar lebih yakin, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin berkendara dalam keadaan hamil. Dengan begitu Dokter akan mengetahui kondisi ibu hamil, sehingga akan merekomendasikan yang terbaik untuk Anda.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif