Mengganti aki mobil listrik tak semudah aki mobil biasa. AOP
Mengganti aki mobil listrik tak semudah aki mobil biasa. AOP

Tidak Bisa Ganti Aki Sendiri, Seribet Itukah Mobil Listrik?

Ahmad Garuda • 02 Januari 2026 15:08
Jakarta - Pada dasarnya semua mobil bahkan mobil listrik dilengkapi dengan komponen aki sebagai sumer utama arus listrik untuk tegangan 12 volt. Namun pernahkah Sobat Medcom khususnya yang menggunakan mobil listrik melihat aki di mobil tersebut? 
 
Jawabannya adalah sangat jarang terlihat, lantaran posisinya sangat tersembunyi. Tidak seperti mobil konvensional atau bermesin bakar, mobil-mobil listrik menyembunyikan posisi aki, lantaran memang untuk alasan keamanan dan keselamatan pengguna kendaraan listrik tersebut.
 
Bahkan untuk mengganti aki kecil mobil listrik memang terlihat ribet karena melibatkan komponen elektronik, tapi sebenarnya bisa dilakukan di bengkel resmi atau layanan panggilan. Tentunya dengan peralatan khusus dan prosedur keselamatan ketat.

Terutama karena aki 12V (aki kecil) butuh kehati-hatian ekstra dan kadang perlu 'memory saver' agar sistem tidak reset. Jadi lebih baik panggil profesional jika tidak yakin daripada berisiko merusak sistem mobil. 

Baca Juga:
Kapasitas Toyota Hiace: Muat Sampai 16 Orang Loh!

Mengapa Terasa Ribet (Beda dengan Mobil Bensin)

Mobil listrik punya banyak sistem komputer yang terhubung, pergantian aki kecil (12V) bisa mempengaruhi reset sistem. Kalau dilakukan sendiri, bisa me-reset semua sistem yang ada. Hal ini dipaparkan oleh Manager Operasional Bengkel Fast Pancoran, Tumenggung Prabowo.
 
Bahwa mengganti aki 12 volt di mobil listrik itu sangat ribet. Lantaran posisinya cukup tersembunyi dan harus membongkar beberapa bagian seperti jok, dasbor dan lainnya. "Makanya kalau ada mobil listrik yang mau ganti mobil, Kami di bengkel juga mengenakan biaya yang lebih tinggi."
 
Hal ini menurut Tumenggung lantaran mereka harus melakukan proses bongkar pasang komponen lain yang menutupi tempat penyimpanan aki di mobil tersebut. Lantaran beda merek dan tipe, itu juga beda penempatan akinya. 
 
"Belum lagi harus mempelajari sistemnya, agar tidak me-reset sistem. Mengingat mobil listrik syarat akan teknologi dan digitalisasi. Kalau tidak hati-hati, bukan hanya akan mengganggu sistem yang ada, namun juga bisa membuat beberapa sistem mengalami kegagalan fungsi."
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan