Jakarta: Berkendara dengan rpm mesin mobil yang naik turun membuat perjalanan Anda tidak nyaman. Bahkan muncul rasa khawatir mobil mogok di jalan lantaran kondisi mesin yang tidak prima.
Menurut Mislam, mekanik mobil yang buka praktek di bilangan Jakarta Timur, penyakit rpm Avanza naik-turun bisa disebabkan oleh Idle Speed Control (ISC), yang sudah rusak atau lemah.
Dijelaskan, ISC adalah komponen yang berfungsi mengatur rpm atau putaran mesin, terutama saat air conditioner (AC) dinyalakan.
Umumnya, ISC dipakai untuk mobil yang telah menggunakkan sistem injeksi (injection), namun dengan bentuk yang berbeda.
Contoh Idle Speed Control
“Gejalanya rpm naik turun diputaran 1.500-2.000, dan jika ISC sudah rusak parah mesin jadi tidak stabil. Kadang rpm tidak mau turun, atau bahkan mesin suka mati karena rpm tiba-tiba drop,” terang Mislam.
Berdasarkan pengalamannya, dari beberapa mobil konsumen yang datang ke bengkelnya, hal ini banyak dialami oleh Toyota Avanza baik untuk model lama atau yang baru.
“Penyebab kerusakan bisa disebabkan karena usia pakai, dan komponen ini termasuk barang elektronik yang susah diprediksi kekuatannya. Beberapa waktu lalau saya mengganti punya Avanza 2005, harganya sekitar Rp45 ribu,” pungkas Mislam.
Jakarta: Berkendara dengan rpm mesin mobil yang naik turun membuat perjalanan Anda tidak nyaman. Bahkan muncul rasa khawatir mobil mogok di jalan lantaran kondisi mesin yang tidak prima.
Menurut Mislam, mekanik mobil yang buka praktek di bilangan Jakarta Timur, penyakit rpm Avanza naik-turun bisa disebabkan oleh Idle Speed Control (ISC), yang sudah rusak atau lemah.
Dijelaskan, ISC adalah komponen yang berfungsi mengatur rpm atau putaran mesin, terutama saat air conditioner (AC) dinyalakan.
Umumnya, ISC dipakai untuk mobil yang telah menggunakkan sistem injeksi (injection), namun dengan bentuk yang berbeda.
Contoh Idle Speed Control
“Gejalanya rpm naik turun diputaran 1.500-2.000, dan jika ISC sudah rusak parah mesin jadi tidak stabil. Kadang rpm tidak mau turun, atau bahkan mesin suka mati karena rpm tiba-tiba drop,” terang Mislam.
Berdasarkan pengalamannya, dari beberapa mobil konsumen yang datang ke bengkelnya, hal ini banyak dialami oleh Toyota Avanza baik untuk model lama atau yang baru.
“Penyebab kerusakan bisa disebabkan karena usia pakai, dan komponen ini termasuk barang elektronik yang susah diprediksi kekuatannya. Beberapa waktu lalau saya mengganti punya Avanza 2005, harganya sekitar Rp45 ribu,” pungkas Mislam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)